Story cover for About AR  by canpole
About AR
  • WpView
    Reads 10
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
  • WpView
    Reads 10
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
Ongoing, First published Sep 24, 2016
Berawal dari Adila yang memergoki Reza tengah merokok dibelakang sekolah. Yang mau tak mau membuatnya harus berurusan dengan cowo most wanted itu.

Awalnya ia pikir Reza akan menuruti semua peraturan yang ia buat disekolah. Namun siapa sangka itu semua awal dari kisah ini?
All Rights Reserved
Sign up to add About AR to your library and receive updates
or
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 8
ELGITA  (TERBIT) cover
Mas! || ThomasKong✔ cover
Bella ✔ cover
Ketika Cinta Berbicara cover
Mr and Mrs Stranger cover
You and I (sebelumnya: Girls vs Boys)  cover
Pernikahan Rahasia (End)  cover
Abimana Si Musang [BL] (lengkap) cover

ELGITA (TERBIT)

66 parts Complete Mature

Warning ❗Plis, no copy paste/plagiat cerita orang❗sebelum membaca Vote dan follow. ⚠️ Sebagian part di hapus untuk kepentingan penerbitan. Jika ingin membaca lebih lengkapnya, bisa membeli novelnya melalui marketplace shopee penerbit: rangkai_media.id ⚠️ Gita hanya ingin hidup seperti remaja lainnya. Bersekolah, menari dan dicintai keluarganya, tapi dunia tak seindah itu. Dipaksa bertahan di rumah yang tak pernah menganggapnya anak . Gita hidup dibawah bayang - bayang kekerasan fisik dan batin. Di sekolah pun dia tak menemukan pelarian. Sahabat yang dulu dekat, kini berubah menjadi pelaku perundungan yang melukai. Sampai akhirnya, Elvan hadir. Pemuda asing yang melihat luka yang tak semua orang peduli. "Kalau mau nangis, nangis aja. Gak usah ditahan." "Menangis ngak bikin lo lemah. Kadang itu yang bikin lo bertahan." Di antara luka, hujan, dan tarian yang dipaksakan tetap indah. Gita belajar satu hal penting, bahwa bertahan bukan soal kuat atau tidak, tapi soal berani mencintai diri sendiri meski dunia terus menolak. "Aku juga pengen ngerasain pelukan dari orang yang aku panggil Mama..." "Apa Gita begitu menjijikan sampai kalian ngak mau makan satu meja pun denganku?"