Story cover for Bingkai by elarzeep
Bingkai
  • WpView
    Membaca 110
  • WpVote
    Vote 1
  • WpPart
    Bab 7
  • WpView
    Membaca 110
  • WpVote
    Vote 1
  • WpPart
    Bab 7
Bersambung, Awal publikasi Sep 24, 2016
Kumpulan puisi karya saya,
"Kala sepi..
Kala penat..
Kala bising..
Kala apapun itu, aku tersenyum sendiri..
Kata, kau kulemparkan pada selayar datar..
Terprogram dan mendunia..
Datanglah padaku inspirasi"

Sebait kalimat diatas adalah salah satu penggalan puisi karya asli dari buah pemikiran yang terlintas dalam benak. Selamat menikmati..
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Daftar untuk menambahkan Bingkai ke perpustakaan kamu dan menerima pembaruan
atau
#9laper
Panduan Muatan
anda mungkin juga menyukai
The Disappearance of Butterfly oleh theodorusjodi
25 bab Lengkap
Entah mengapa semua kejadian menarik yang melibatkan kamu hampir selalu terjadi disaat senja menjelang. Satu hal yang tidak biasa dengan reaksimu ketika melihat seekor kupu-kupu yang terbang melintasi ruang kosong diantara kita berdua. Kamu menutup mata dengan kedua tanganmu melindungi kepalamu dan bergerak kesana kemari seakan mengusir kupu-kupu itu untuk pergi. Aku sempat berpikir, sepertinya ada sesuatu yang membuatmu benci akan satu hal, tapi apa ? Aku hanya melihat seekor kupu-kupu. Memang apa yang salah dengan seekor kupu-kupu ? Tanpa melanjutkan dan mencari tahu lebih dalam lagi, kupu-kupu itu terbang dan begitu juga dengan kamu yang pergi berlawanan dari arah kupu-kupu itu menghilang. Aku teringat ketika teman baikku pernah berkata, "Kamu bisa bebas pergi seperti burung, hanya saja, jangan lupa untuk pulang." Malam ini, langit hampa tak berbintang, dan hal yang paling indah adalah ketika aku melihat tawamu yang disinari oleh cahaya dari api unggun seakan membakar suasana dingin yang diselimuti oleh hawa panas dari api unggun. Aku suka caramu ketika kamu menunjukkan kepada dunia bahwa kamu sudah merasa nyaman, dengan tersenyum sepanjang waktu. Adik, kamu sedang apa disana ? Nampaknya kehidupanmu lebih tenang dari apa yang sedang kakak jalani disini. Aku sedang memiliki banyak masalah, disamping satu hal yang sedang aku pikirkan. Aku lelah. Mau bantu aku untuk mencari jalan untuk bertemu denganmu ? Tapi aku tidak mau membuat papa dan mama sedih dan merasa kehilangan lagi. One day I will sing for you from the deepest of my heart. So please come to me, so I can get your faith and let me be your man. Disaat itu memang aku lebih menghargai mimpi Tapi sekarang, aku lebih menghargai hidup. Kamu tidak perlu lagi untuk takut dengan kupu-kupu, karena aku lebih takut dengan kepergianmu. Pengagum Pembenci Kupu-Kupu, 2017
"ARGON" Untukmu Bidadari Hatiku oleh D_Prayogo
5 bab Lengkap
semua kisahku bermula saat pertama engkau hadir dihadapan mataku. wajah itu tak pernah hilang dari bayangan anganku. selalu menghanyut senyummu dalam kalbuku. semua kisah puisi hanya menggambarkan tentang keindahan dirimu. tak pernah bosan tanganku menulis untukmu. tak pernah lelah jemariku melukiskan indahnya parasmu. sinar mentari,tiupan angin,desiran rumput,kemersik daun,kicauan burung,gemercik air, bag menggambarkan pesona indah parasmu. alunan seruling bambu,senduh dentingan gitar, terus mengiringi merdu suaramu dalam relung hatiku. tak pernah lupa selalu terngiang dalam kepalaku " bang Ar!". setiap saat, setiap hari, aku berusaha selalu ada untukmu. menjagamu sekeras apa pun, membimbingmu sejauh apa pun, menuntunmu sesulit apa pun. bagai sepasang merpati yang selalu terbang beriringan, bagai sepasang kelinci yang selalu melompat bersamaan. namun, aku hanyalah akar untukmu. yang menopangmu, menjaga agar kau tetap berdiri.namun, aku hanyalah aliran air untukmu. yang menjadi wadah untukmu berenang semakin jauh. senyummu adalah bahagia untukku, namun tangismu bukanlah sedihku. karena aku harus kuat untuk membuatmu tersenyum sepanjang hari. hingga kau melantunkan suara merdumu "bang Ar!". namun, bagai dentuman guntur di siang bolong, bagai derasnya hujan di panas terik. semua berubah karena ke egoisanku. karenaku, bunga yang indah mekar kini layu dan gugur. karenaku, angin sepoi peniup melodi kini menjadi badai topan yang ganas. yang tinggal hanya dentingan pedang yang beradu, hanya desingan peluru yang memburu. saling membekas luka, menyayat sembilu dalam relung hati. menjatuhkan merpati, membinasakan kelinci, menumpahkan darah di sepanjang perjalanan yang tersisa. kini hanya ada akar tanpa pohon, air tanpa ikan, dan selembar kertas putih. kini yang terbakar hanya amarah yang mengatakan "tolong jauhi aku!".
anda mungkin juga menyukai
Slide 1 of 10
Nalalira cover
Quotest Bafering's cover
The Disappearance of Butterfly cover
SAJAK HATI cover
Langit Tanpa Batas cover
Printemps cover
"ARGON" Untukmu Bidadari Hatiku cover
Maaf' (Revisi) cover
Almost. cover
MY LADDY BOSS  ||  HEERINA cover

Nalalira

35 bab Lengkap

(Complete) "Tanpa lo jelaskan, gue sudah tau bagaimana akhirnya. Gue akan selamanya jaga raga lo tanpa pernah sekalipun punya kesempatan buat jaga hati lo. Dari awal gue yang melangkah lebih jauh dari seharusnya. Jadi saat gue benar-benar melewati batas, gue yang harus tanggung risikonya." -Nala "Jangan bikin gue nyaman, karena lo nggak pernah tau kapan gue bisa tiba-tiba hilang. Gue nggak mau lo kesakitan. Gue nggak pernah mau menyia-nyiakan karena gue pernah berkali-kali kehilangan. Dan saat gue bertemu dengan lo, lo justru bikin gue semakin takut untuk kehilangan yang kesekian." -Lira "Gue orangnya kaku, kata orang sih begitu. Lebih sering seperti batu, keras, dingin dan nggak tersentuh. Tapi asal lo tau, semenjak bertemu dengan lo, gue nggak tau lagi bagaimana menjadi nggak nggak tersentuh. Karena saat lo jauhpun gue merasa lo tetap di samping gue, menyentuh bagian paling dalam dari diri gue." -Sean "Sebelum ketemu lo, mimpi gue cuma satu, jadi musisi hebat kayak kedua orang tua gue. Bisa menghasilkan duit sendiri dan belajar untuk hidup mandiri. Setelah ketemu lo, mimpi gue berubah. Dunia gue jungkir balik. Selama lo di atas bumi, gue rela melepas semua karier yang gue bangun dari belia. Pada akhirnya, lo lah mimpi gue." -Maya