Story cover for Mocca Hallow by MelindaAdelia
Mocca Hallow
  • WpView
    Reads 293,027
  • WpVote
    Votes 22,916
  • WpPart
    Parts 61
  • WpView
    Reads 293,027
  • WpVote
    Votes 22,916
  • WpPart
    Parts 61
Complete, First published Sep 25, 2016
[15+]

Pada hari yang menyenangkan sekaligus hari ulang tahun, bagaimana jika hari istimewa itu menjadikan sebuah hari yang menyeramkan sekaligus menyedihkan?
      
Contohnya pada hari Halloween. Di kota Mejiktorn, tempat tinggal para penyihir yang mempunyai banyak labu dan permen untuk dipamerkan layaknya pameran seni. Semua orang berbahagia dan bersenang-senang, kecuali pada seorang gadis berusia 16 tahun yang diusir dari rumah sekaligus ditolak oleh penduduk kota karena tidak memiliki kekuatan sihir.
      
Hari yang suram pun menanti. Namun, tiba-tiba saja ia dikejutkan oleh seorang lelaki yang mengubah nasibnya yang miris melalui perasaan cinta.

"Kau tidak boleh pergi! Jika kau tidak memiliki apa-apa, keluarga, siapapun, jadikan aku menjadi seseorang yang akan kau pikirkan dalam hati dan pikiranmu! JADILAH ISTRIKU!"

"APA?!"
All Rights Reserved
Table of contents
Sign up to add Mocca Hallow to your library and receive updates
or
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 8
Limited Time Antagonist [END] cover
ASRAR [TERBIT] cover
Wasted Princess [On Going]  cover
Lulu cover
ATHENA | Antagonist Princess cover
The Griffin Of Indigo (Complete) cover
[END] Where Should Dreams Rest?  cover
PUTRI YANG DITINGGALKAN cover

Limited Time Antagonist [END]

45 parts Complete

Seharusnya Adara tahu kalau semesta tak akan sudi membiarkan bahagia singgah bahkan jika kebahagiaan terakhirnya adalah mati di bawah derasnya air hujan. Ia malah diberikan kesempatan untuk hidup kembali sebagai seorang gadis bangsawan yang akan dipenggal kepalanya esok hari. Sungguh lelucon konyol yang sangat ia benci. Adara sudah terbiasa dibenci. Sudah kesehariannya dimaki-maki. Ia sudah terlanjur mati rasa. Tapi, jika dipermainkan seperti ini untuk kesekian kali, memang manusia mana yang akan tahan?! Lepaskan kemanusiaan dan akal sehat yang tersisa. Ini saatnya kita hancurkan para manusia kurang ajar dan takdir memuakkan yang tertoreh untuknya. Sudikah kamu mengikuti kisahnya?