Sadness

Sadness

  • WpView
    Reads 7
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Oct 26, 2018
Ketika Pangeran pembawa kebahagian Abel pergi bersama kekasih lamanya meninggalkan Abel yang merasa dipermainkan. Istana kebahagian Abel yang telah dibangun-nya runtuh seketika. Dengan perginya Pangeran kebahagian-nya Abel tersadar akan satu hal, bahwa ia bukanlah pemeran wanita utama dicerita cinta Pangeran-nya. Dia hanyalah pemeran figuran yang hanya berada di beberapa Chapter. "Lo orang pertama. Orang pertama yang bisa bikin hati gue berdegup kencang, yang bisa bikin gue ketawa, juga merasa nyaman. Segalanya lo miliki, termasuk hati gue. Jadi, tolong jaga baik baik hati ini. Dont be in love with someone else." - Abel Note; cerita ini gak se-sedih yang ada di pikiran kalian.
All Rights Reserved
#246
mike
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • DANADYAKSA
  • Vericha Aflyn ✔️
  • Salju Pertama di New York
  • Hilang 2
  • Toxic Love
  • Bad Boys VS pembasmi playboy [Compeleted]
  • The Shadow of Black Rose
  •  STAY WITH ME
  • The Blooming Lady [completed]

Danadyaksa adalah laki-laki dengan hidup yang sangat sederhana. Cibiran dan hinaan sering didapatkannya dari teman-teman satu sekolahnya terutama perempuan karena menggunakan sepeda motor beat berwarna hitam setiap berangkat sekolah. Orang tuanya meninggal ketika ia masih duduk di bangku SMP, meninggalkan dua orang adik yang harus Aksa hidupi. Menjadi Ayah, Ibu sekaligus kakak di usianya yang begitu belia bukanlah hal yang mudah. Aksa mulai bekerja semenjak orang tuanya meninggal untuk memenuhi kebutuhannya serta kedua adiknya yang masih kecil. Menjadi kuli bangunan, penjaga toko, pelayan restoran dan berbagai pekerjaan serabutan lainnya Aksa lakukan. Aksa pernah berkata: "Nggak papa gue nggak punya masa depan yang terjamin, tapi adek-adek gue harus punya masa depan. Harus jadi orang besar." Aksa tidak pernah memikirkan perihal cinta. Yang ia pikirkan hanyalah adik-adiknya. Bagaimana masa depan adiknya, bagaimana mendidik adiknya dengan baik dan bagaimana adiknya bisa menikmati hidup seperti anak lainnya yang penuh kebahagiaan dari keluarga. Namun, Aksa mulai tertarik dengan cinta semenjak ia mulai mengenal Alsava. Gadis yang dikenalnya sejak insiden Aksa yang tanpa sengaja menginjak kacamata Alsava. Tapi rasanya sangat tidak mungkin untuk memiliki Alsava yang latar belakang ekonominya sangat jauh beda dengan dirinya. Apakah mereka bisa bersama? Mungkin. Atau justru, tidak akan pernah bersama. ** "Sa, gue boleh suka sama lo, nggak?" "Tunggu gue sukses." ** "Gue kalo mau suka sama Alsava juga harus sadar diri. Gue orang nggak punya. Beda sama dia." ***

More details
WpActionLinkContent Guidelines