Naluri Nulari

Naluri Nulari

  • WpView
    LECTURAS 117
  • WpVote
    Votos 14
  • WpPart
    Partes 2
WpMetadataReadContenido adultoContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación mié, sep 28, 2016
WpInfo
Ficción
Misterio
Mayat hidup tak cuma berada dalam dunia film hollywood, kini mereka hadir di desa kepanjen malang. Bagaimanakah warga desa kepanjen menghadapi pandemik ini?
Todos los derechos reservados
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • BIOPOCALYPSE : Extinction
  • NECROPOLIS
  • Biopocalypse
  • THE DEATH TARGET
  • Ominous Night✓
  • Can We Survive?
  • DISTRIK 05
  • School scandal 1: Virus-J
  • TRAPPED ZOMBIE'S (COMPLETED)
  • World Of Chaos

Selamat datang di abad post-pandemic. Inilah dunia 20 Tahun kemudian setelah wabah. Selama dekade terakhir, bumi menjadi rumah yang tak nyaman oleh keserakahan dan kesombongan umat manusia. Laut dipenuhi sampah dan minyak, hutan menjadi kering, dan makhluk hidup terus punah. Wabah penyakit mematikan pun terjadi setiap 100 tahun sekali. Sejarah umat manusia akan segera berakhir. Bukan karena perang nuklir ataupun bencana alam, melainkan kesalahan di balik tragedi virus Corona yang menimpa bumi Pertiwi. Sebuah mimpi buruk yang bahkan mampu mengubah sebagian besar populasi dunia menjadi kanibal yang kejam. Bukti menunjukkan bahwa virus P, proyek sains BRC, memiliki hubungan langsung dengan makhluk bermutasi. Bisa dikatakan, umat manusia sendiri adalah malapetaka yang membinasakan semua makhluk hidup dimuka bumi. Melanjutkan cerita sebelumnya, kini manusia menghadapi ambang dari kepunahan mereka di tangan hasil ciptaannya sendiri, wabah ZOVID 21. Yang terinfeksi telah berevolusi, tatanan masyarakat telah jatuh. Alam telah mengambil alih di mana-mana. Kehancuran lingkungan dan eksperimen biologis yang salah telah menciptakan skenario kiamat zombie, mendorong para penyintas yang tidak terinfeksi ke tepi jurang. Pada akhirnya, haruskah mereka tetap bersikap baik dan jujur, atau mengikuti naluri untuk bertahan hidup?

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido