Dia Adalah Dilanku 1990

Dia Adalah Dilanku 1990

  • WpView
    Reads 84,391
  • WpVote
    Votes 930
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Oct 26, 2016
. Cinta itu indah, jika Bagimu tidak, mungkin kamu Salah milih Pasangan. . D : Milea M : - D : Kamu cantik, M : Makasih, D : Tapi, aku belum mencintaimu, Enggak tahu kalau sore. Tunggu aja. Jika memang kau terlahir hanya untukku bawalah hatiku dan lekas kembali, ku nikmati rindu yang datang membunuhku untukmu seluruh nafas in . Mau cinta, mau enggak. Dengar, ya, hai, kamu yang namanya Dilan. Terseraaahh! Itu urusanmu! Emang gua pikiriiin!? (Milea) . Pemberitahuan : Sejak sore kemaren, aku sudah mencintaimu. (Dilan) . Aku merasa mulai senang berbicara dengannya bahkan ingin lama. Berbicara dengannya aku merasa seolah-olah bisa berbicara tentang segala sesuatu! Dan kalau aku harus jujur,
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • GEMINTANG HATIKU
  • Truth After Love, Kiara and Zaki (Tamat)
  • MAS !
  • ALDIR (SEGERA TERBIT)
  • Bahagia itu Sederhana
  • Ketua Sangar🙌💚 [ HIATUS ]
  • Muhasabah Cinta
  • Gus Raffi ( Mengungkap Tabir Mimpi 101 Butir Tasbih)
  • i love komandan S1-♡
  • Your Beautiful Eyes (END)

"Ketika hadirmu mengubah segalanya, memberi warna pada hati abu-abu dalam rasa, menghilangkan segala gundah, hingga nyaman itu tercipta dari perilaku sederhana. Aku tidak perlu harta atau tahta untuk mencintaimu, cukup dengan semua apa yang ada pada dirimu itu sudah membuatku jatuh sejatuh-jatuhnya. Cinta sederhana yang hadir di balik tawa, tersembunyi di sela-sela canda, dan kenyaman itu semakin memaksaku untuk mengakui bahwa AKU CINTA KAMU TIARA" Dul Jaelani "Memang benar, mata selalu cenderung kepada yang lebih indah, sama seperti kamu, entah mengapa mataku sangat terbuai kala retina ini menangkap sosok bayangmu saat bertemu, bolehkah aku melangkah menujumu ?" Azriel Hermansyah "Mungkin memang keadaan yang telah berbeda, atau perasaan tak lagi sama, aku mencintaimu, namun aku tak bisa menafikan rasa bahwa aku tidak kuasa dengan semua perihal yang terjadi di antara kita, haruskah aku menahan sakit demi senyum palsu saat kita bersama ? atau lebih memilih mengalah dan mengakhiri semuanya ?" Abi Nagara Ketika sebuah hati di hadapkan kepada sebuah pilihan yang menentukan kebahagiaan di masa depan, gadis desa yang kini mendunia di Ibu Kota menjadi pembicaraan hangat di semua kalangan yang ada "Hatiku cuma satu, dan sampai saat ini aku tidak tau, kemanakah hati ini akan berhenti untuk mencari, haruskah bertahan atau melepaskan apa yang sudah aku genggam saat ini ?" Tiara Andini Selamat Membaca

More details
WpActionLinkContent Guidelines