Siang Dalam Malam

Siang Dalam Malam

  • WpView
    Reads 34
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Feb 18, 2018
Hujan sudah tak meneteskan air matanya Mentari sudah tak menyinarkan senyumannya Bintang sudah tak mengkilaukan kecantikannya Rembulan sudah tak menghiasi langit malamnya Terasa aneh bukan? Itulah kata-kata terakhirku berwujud penyesalan. Kenapa? Bagaimana? Dan mengapa? Aku bisa senaif itu hingga merenggut seseorang yang aku cintai. Cinta datang bagaikan bunga yang mekar, cinta hilang bagaikan api yang berkobar. Aku sudah tidak tahu lagi 'bagaimana caranya menjalani hidup tanpamu?' Aku ini bagaikan malam dan kau bagaikan siang. Semuanya bercampur tapi siang terlelap oleh gelapnya malam. "Mohon, maafkanlah aku!" #Selent Yulysra #Michael Firda #romance #Jakarta #Swiss
All Rights Reserved
#114
swiss
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ROMANCE FROM HIGH SCHOOL
  • 00.07 WIB [SELESAI]
  • ANKA CHAPTER II
  • BUNGA KEMBALI
  • Memorable Night #N1 ( LENGKAP )
  • MAID IN LOVE - BECKFREEN [SELESAI]
  • ANA UHIBBUKA FILLAH  (End)
  • Dependency ✓ [Sudah Terbit]
  • Birulova
  • Nagai Hikari (Love, Lost, Sacrifice) - END

"Semua tak seperti yang diharapkan. Cinta hanya ada dalam mimpi, cinta hanya ada dalam hati, cinta hanya terungkap dari tulisan ini." "Kali ini pagi menceritakan tentang dingin malam, tentang kopi yang begadang, dan doa-doa sisa air mata." "Ternyata aku masih terlalu mentah untuk mekar bersamamu, aku masih terlalu kanak-kanak untuk mengiringi langkahmu. Untuk lembar-lembar berikutnya, tulislah kisah barumu." "Hari kemarin atau esok sama saja dengan hari ini. Duka dan suka menjadi seirama lagu, matahari di luar, matahari dalam hati menyatu dalam kepiluan sukmaku." "Ada yang meleleh di ujung kedua mataku, begitu goretan-goretan pena itu selesai kubaca. Ternyata bendungan air mataku tidak terlalu kuat sehingga jebol lagi, meski baru sedikit."

More details
WpActionLinkContent Guidelines