He is My Boyfriend

He is My Boyfriend

  • WpView
    Reads 138
  • WpVote
    Votes 9
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Sep 29, 2016
Apa yang aku lakukan? Terjebak di dalam permainan yang diciptakan oleh bosku sendiri. Bosku yang tiba-tiba menyuruhku menjadi pacarnya dan mengancam akan memecatku. Dan lagi, tadi pagi sepertinya ada yang salah dari kopi yang aku buat. Dia terlihat gelisah dan berkeringat. Kulihat berkali-kali dia memegang celananya. "Apa yang kau masukkan ke dalam minuman ku Mrs. Teressa?!" ucapnya terengah-engah
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Kopi & Deadline (On Going)
  • PRINCE NORTH BABY
  • [✓] Wearing a coquettish bag like a lord of villains
  • Supermarket Penghubung dua Zaman
  • [END] There's Must Be Something Wrong With This Villain
  • Life Secretary
  • Repeat Again (Jjk >< Iny) ▶End◀

Bukan karena lambat bekerja, Ara lembur lagi bagai kuda. Ara duduk sendiri di cubicle, mata lelah, kopi sachet ketiga di tangan, layar laptop menyala dengan file yang hampir rampung. Ingatkan Ara sekali lagi bahwa kerjaannya 'hampir rampung'. Dia menatap layar, lalu menarik napas panjang, "Aku nggak tahu lagi ini kerjaan atau penyiksaan... Tapi besok pagi harus submit, kalau nggak... ya biasa, dapat teror halus dari atasan." Dulu waktu kecil, Ara selalu mengganggap orang yang pulang kantor sampai pukul 12 malam atau pagi buta adalah orang-orang keren. Iya keren, keren keramnya sebadan-badan. Ara menarik napas panjang untuk kesekian kalinya, "Aku gila deh kayaknya, masa dulu kerjaan kayak ginian aku bilang keren." Di sela kelelahan itu, Ara mengenang tempat ngopi yang pernah dia datangi dua minggu lalu-tempat yang jarang dia datangi sebelumnya, tapi entah kenapa, wajah sang barista masih lekat di kepalanya. Dia pernah bilang ke dirinya sendiri , "Aku nggak punya waktu buat cinta." Tapi sejak ketemu cowok itu... apa kalimat yang digaung-gaungkan Ara mulai retak? GA MENERIMA NAMANYA PENJIPLAKAN YA EGE, NYARI IDE ITU GA MUDAH‼️

More details
WpActionLinkContent Guidelines