Story cover for Senada cinta by InfinityA_Ofc
Senada cinta
  • WpView
    Reads 886
  • WpVote
    Votes 23
  • WpPart
    Parts 7
  • WpView
    Reads 886
  • WpVote
    Votes 23
  • WpPart
    Parts 7
Complete, First published Sep 28, 2016
"A girls favorite songs will tell you more about how she feels than her lips ever will."

Lewat lagu kita menyatakan rasa, lewat lagu kita menjeritkan hati. Setiap lagu ditulis sebagai sebuah perwujudan dari kisah-kisah yang ada. Lalu bagaimanakah jika lagu-lagu tersebut didengar oleh para penulis. Imajinasi yang berbeda tentu membawa mereka pada sebuah kisah baru. Sebuah kisah yang berasal dari hati para penulis. Sebagai perwujudan imajinasi mereka kala mendengar lagu tersebut.

Selamat Membaca
All Rights Reserved
Sign up to add Senada cinta to your library and receive updates
or
#74suara
Content Guidelines
You may also like
Red Horizon by stawbyys
44 parts Complete
Mereka tidak pernah benar-benar bertemu. Hingga takdir mempertemukan mereka di bawah logo kuda jingkrak, di mana garis antara kemenangan dan kehancuran begitu tipis-mereka mulai melihat satu sama lain dengan cara yang berbeda. Dibayangi oleh masa lalu, di tengah sorotan media, tekanan tim, dan lintasan yang menuntut lebih dari sekadar kecepatan, keduanya terjebak dalam permainan yang lebih berbahaya dari balapan mana pun-sebuah permainan antara kehilangan, ambisi, dan perasaan yang tak seharusnya ada. [Spoiler] "I made a playlist," ucapnya singkat, suaranya nyaris berbisik. "Thought you might like this one." Evie ragu sejenak, tapi jari-jarinya mengambil earphone itu dengan hati-hati. Satu sisi ia pasangkan di telinganya, sisi lain sudah tersemat di telinga Theo. Kabel putih itu jadi satu-satunya benang yang menghubungkan mereka sekarang. Nada awal dari lagu pertama mulai terdengar. Lembut, namun menghantam. Gitar pertama berdenting seperti udara malam yang masuk lewat jendela, menggores pelan ke tulang. Drum-nya pelan, tapi mantap-seperti detak jantung yang tak bisa dipadamkan. Evie tak siap. Dadanya mencelos saat suara itu masuk. Every breath you take... Ia mengedip cepat, menahan sesuatu di balik tenggorokannya. Matanya tetap tertuju ke jendela, tapi ia tak lagi melihat apa pun di luar sana. Yang ada hanyalah suara, dan Theo di sampingnya-begitu dekat, panas tubuhnya terasa sampai ke tulang rusuk Evie. Seketika, ia sadar betapa ia merindukan kedekatan ini. Rindu akan diamnya Theo. Rindu aroma musk lembut yang entah kenapa selalu membuat jantungnya berdegup lebih cepat. Theo memejamkan mata, kepalanya sedikit menunduk. Ia tak bicara. Tak bergerak. Tapi keberadaannya... menciptakan kehadiran yang tak bisa diabaikan. Every move you make Every step you take I'll be watching you... Evie menggigit bibir bawahnya. Ia tak tahu apakah ini permintaan maaf atau sekadar bentuk penghiburan. Tapi yang jelas, ia tak sanggup menolaknya.
Promise by tri3am
53 parts Complete
Ify tak pernah menyangka, kebaikan hatinya akan dimanfaatkan untuk menghancurkan persahabatannya. Awalnya Gabriel hanya ingin memberi pelajaran pada genk yang telah menjadi rivalnya sejak dulu yang ia nilai memiliki keegoisan dan keangkuhan tinggi. Tetapi seiring berjalannya waktu, ia justru mendapatkan banyak sekali pelajaran, bahkan dari seorang yang ia anggap rival pada awalnya. Persahabatan yang awalnya ingin ia hancurkan, justru kini dia perjuangkan untuk dipersatukan lagi demi menjaga JANJI hati seseorang yang telah terlanjur singgah mengubah hidup dan hatinya. Sebuah cerita tentang persahabatan remaja yang memiliki berbagai karakter. Terkadang persahabatan bisa diuji dengan berbagai macam masalah. Perbedaan karakter, perbedaan cara pandang, hingga urusan perasaan yang terlanjur terperangkap lebih dalam bisa membuat persahabatan itu pecah berkeping keping. Hingga hanya ketetapan hati untuk tetap memegang teguh JANJI hati yang mampu membuat segalanya bertahan. Karena persahabatan adalah sebuah JANJI hati untuk dapat terus bersama saling menjaga ikatan erat persaudaraan yang telah kita pilih. Cerita ini terinspirasi dari sebuah drama musikal Idola cilik 2008 yang kemudian penulis kembangkan. Cerita ini mulai ditulis sejak tahun 2009 sebagai sebuah fanfict Idola Cilik sehingga semua pemain utamanya adalah anak-anak IC. Promise adalah karya fiksi pertama penulis yang ditulis 10 tahun lalu. Ini adalah karya tempat penulis pertama belajar menulis dan menjadi saksi bagaimana 10 th proses perkembangan penulis step by step di setiap partnya, sehingga mungkin perubahan-perubahan gaya penulisan mungkin akan dirasakan sepanjang cerita ini. Dan kini cerita ini diposting ulang di Wattpad dan setelah 10 tahun berlalu, cerita ini akan penulis tamatkan disini. Enjoy... Penulis -tri3am-
You may also like
Slide 1 of 7
Red Horizon cover
SKY "First Time" cover
Antara Lagu dan Buku cover
A Scratch For Sanguinis [Orine] cover
Promise cover
TERPAKSA MENIKAH DENGAN BADBOY ( ORINE ) cover
Silent Scars | Orine cover

Red Horizon

44 parts Complete

Mereka tidak pernah benar-benar bertemu. Hingga takdir mempertemukan mereka di bawah logo kuda jingkrak, di mana garis antara kemenangan dan kehancuran begitu tipis-mereka mulai melihat satu sama lain dengan cara yang berbeda. Dibayangi oleh masa lalu, di tengah sorotan media, tekanan tim, dan lintasan yang menuntut lebih dari sekadar kecepatan, keduanya terjebak dalam permainan yang lebih berbahaya dari balapan mana pun-sebuah permainan antara kehilangan, ambisi, dan perasaan yang tak seharusnya ada. [Spoiler] "I made a playlist," ucapnya singkat, suaranya nyaris berbisik. "Thought you might like this one." Evie ragu sejenak, tapi jari-jarinya mengambil earphone itu dengan hati-hati. Satu sisi ia pasangkan di telinganya, sisi lain sudah tersemat di telinga Theo. Kabel putih itu jadi satu-satunya benang yang menghubungkan mereka sekarang. Nada awal dari lagu pertama mulai terdengar. Lembut, namun menghantam. Gitar pertama berdenting seperti udara malam yang masuk lewat jendela, menggores pelan ke tulang. Drum-nya pelan, tapi mantap-seperti detak jantung yang tak bisa dipadamkan. Evie tak siap. Dadanya mencelos saat suara itu masuk. Every breath you take... Ia mengedip cepat, menahan sesuatu di balik tenggorokannya. Matanya tetap tertuju ke jendela, tapi ia tak lagi melihat apa pun di luar sana. Yang ada hanyalah suara, dan Theo di sampingnya-begitu dekat, panas tubuhnya terasa sampai ke tulang rusuk Evie. Seketika, ia sadar betapa ia merindukan kedekatan ini. Rindu akan diamnya Theo. Rindu aroma musk lembut yang entah kenapa selalu membuat jantungnya berdegup lebih cepat. Theo memejamkan mata, kepalanya sedikit menunduk. Ia tak bicara. Tak bergerak. Tapi keberadaannya... menciptakan kehadiran yang tak bisa diabaikan. Every move you make Every step you take I'll be watching you... Evie menggigit bibir bawahnya. Ia tak tahu apakah ini permintaan maaf atau sekadar bentuk penghiburan. Tapi yang jelas, ia tak sanggup menolaknya.