Text me, Please!

Text me, Please!

  • WpView
    Reads 761
  • WpVote
    Votes 13
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jul 21, 2025
Disaat hidupku tenang, dia datang memporak-porandakan semuanya. Dia yang sering melirik-lirikku, ternyata mengirimkan permintaan pertemanan melalui LINE, aplikasi yang sudah membuatku dan dia dekat. Disaat aku mulai membuka hati untuknya, Tuhan mematahkan hatiku, Tuhan membukakan mataku lebar-lebar untuk melihat kenyataan yang sebenarnya, kenyataan pahit yang harus ku terima. Kenyataan bahwa dia adalah playboy akut, yang sudah tidak bisa dirubah lagi, kecuali dirinya sendirilah yang merubahnya. Hal yang sering dia lakukan kepadaku, dia lakukan juga ke perempuan lain. P.s: berharap kalau dia membaca ini, berharap dia mengetahui yang sebenarnya. Tapi, sayangnya harapan itu tak pernah menjadi nyata. P.s: Cerita ini isinya kebanyakan chit-chat aja.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Blueprint Pelarian Villain
  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • The Time
  • I'm Not Just a Figuran
  • Tsundere Maniak Susu
  • EVANESCENT
  • Transmigrasi Ziora
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
  • GRAVARENZO
  • GHAIKA (REVISI)

Flora Severian terbangun sebagai Hazellette Ashcroft, istri Duke dalam novel fantasi sejarah. Figuran yang akan dihancurkan oleh tokoh utama wanita, Mantan kekasih Duke, anak pelayan yang ditakdirkan merebut segalanya, karakter badass yang membuat hubungan Hazellette dengan suaminya kandas. Flora mengerti satu hal begitu masuk ke novel, Jika dia bertahan dia akan dihancurkan, karena itu pilihan Flora hanya kabur... menghapus namanya dari cerita. Dalam novel ini, istri Duke tidak akan pernah diselamatkan. Hazelletta akan disingkirkan... lalu dilupakan. Dia harus membuat dunia percaya dia mati. Lalu tokoh utama akan mengambil alih segalanya dan cerita berjalan tanpanya. Asal bisa hidup tenang Hazel tidak peduli apapun. Tapi takdir tidak pernah benar-benar berteman dengannya. Karena anak yang dia tinggalkan bukan anak biasa. "Jika aku kembali suatu hari, apa dunia ini masih akan memberiku tempat?" -Hazellette Ashcroft- "Kuburkan petinya! Itu hanya peti kosong. Aku akan menemukannya kembali... apa pun bentuknya. Istriku terlalu cerdas untuk mati begitu saja." -Gillian L. Grandwood-

More details
WpActionLinkContent Guidelines