Not Know Who

Not Know Who

  • WpView
    Reads 549,692
  • WpVote
    Votes 28,558
  • WpPart
    Parts 38
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Feb 15, 2023
Rika Diantra hanyalah seorang gadis biasa. Bahkan bisa dibilang gadis yang menderita. Setelah ibunya meninggal, hidupnya perlahan demi perlahan seolah hancur. Dan semakin hancur saat seorang pria yang bahkan tidak dia ketahui namanya dan bahkan rupanya tiba-tiba memperkosanya. Apa yang harus dia lakukan saat dia tahu dirinya hamil oleh pria yang bahkan tidak dia kenal wajahnya? Dan bagaimana dia dapat menjalani hidupnya yang semakin lama semakin terpuruk? -Rika Diantra- Aku hanya berharap dia mau menjadi ayah bagi anakku kelak.... -Deron Alexandrian- Yang aku butuhkan hanya anakku. Setelah anakku lahir aku akan segera menceraikannya dan menikahi wanita yang kucintai... 1 Oct 2016 MissSaggy
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Regan dan Cintanya [END]
  • Lingkaran Takdir
  • The Blooming Lady [completed]
  • Perfect Husband (rupha)
  • Shadow
  • Farabie
  • Takeaway
  • DEAR RAGA
  • Unexpected Marriage
  • Bermain dengan takdir

"Aquila hamil anak aku, Bunda!" suara serak itu membuat semua orang terkejut. Aquila yang akan membuka pintu menegang, ia tak menyangka Regan akan sadar saat dirinya belum pergi dari sana. Ditambah lagi kini Renatha menatap Aquila dengan tatapan datar, tak ada senyum hangat seperti biasanya. Gadis itu benar-benar takut dengan apa yang terjadi selanjutnya karena tatapan Renatha benar-benar berbeda. " Kenapa kamu gak jujur? Kamu mau bunuh anak itu atau masih mau mempertanyakan dia ? Bunda kecewa sama kamu Aquila, harusnya kamu ngomong sama Bunda" kata Renatha dengan air mata yang mulai berjatuhan. "Aquila nggak mau masa depan Regan hancur karena anak yang Aquila kandung." jawabnya pelan. "Hidup aku yang akan hancur, kalau kamu pergi begitu aja tanpa memberitahu kebenarannya. Aquila!" tandas Regan, matanya sudah berkaca-kaca karena perkataan Aquila. "Bunda kecewa sama kamu, bagaimana bisa kamu berpikir seperti itu. Hidup keluarga kami yang akan hancur jika kamu nggak jujur, nak." kata Renatha pelan. Sebagai seorang wanita yang pernah mengalami hal yang sama, tentu Renatha tau betul apa yang Aquila rasakan. Ia juga pernah mengalami itu saat hamil si kembar.

More details
WpActionLinkContent Guidelines