A Wedding

A Wedding

  • WpView
    Reads 86
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jan 23, 2017
" Lo bisa berhenti pasang muka 'siapapun-tolong-ajak-gue-ngobrol , gue-ngerasa-bete-setenga-mati-sekarang' , lo, karna gue udah disini " senyum narsis terpampang jelas di muka cowok berjas hitam itu " hmph " candice mendengus dan menatapnya tak percaya " bilang aja mau flirting " " well, thats another reason " jawabnya santai , candice tidak percaya bisa bertemu dengan cowok se-PD ini , tapi di satu sisi dia bersyukur karna cowok kepedean ini datang padanya.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ISTRIKU ANAK SMA ( TAMAT )
  • LIVING WITH GALEN
  • Equanimity(End)
  • aku memilih mu tapi kamu memilih dia-end
  • DHARALEZ ( END )
  • Baddie boss (end)
  • menyelamatkan Sang protagonis
  • Gajelas(chanbaek)(gs)END✔✔
  • TEMAN TAPI MENIKAH

" permisi, maaf bisa antarkan saya ke alamat ini,?", tanya rian sambil menyodorkan seracik kertas Riana yg sedang asik bicara dengan teman nya pun menoleh dan memandang langsung ke wajah rian lama terdiam memandang wajah rian. " maaf, hallo bisa antarkan saya tidak," tanya rian lagi sambil sedikit memajukan mukanya " ahhh.... Baiklah, kebetulan searah dengan saya mari," jawab riana sambil menyandang tas lalu melangkah meninggalkan teman-temannya, perasaan canggung membuat rian tampak kesulitan mengajak riana bicara.

More details
WpActionLinkContent Guidelines