AKU, KAU DAN DIA SIAPA?

AKU, KAU DAN DIA SIAPA?

  • WpView
    Reads 27
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Oct 2, 2016
"Cinta? Apa itu cinta? Gue ga percaya sama yang namanya cinta!" Ucap Abay dengan santainya. "Emang ya lo itu cowo ga punya hati! Berasa ganteng banget si lo jadi cowo! Lo fikir lo siapa?!" Napas gue menggebu-gebu, gue rasa sekarang wajah gue udah mirip kaya kepiting rebus gara-gara cowo sialan ini. "Gue ganteng dari lahir! Lo ga usah marah-marah gitu deh! Gue ga percaya sama yang namanya cinta! Sekali ga percaya yaudah gue tetep ga percaya!" Abay ninggalin gue sendirian disini dengan santainya. Ia berjalan pergi meninggalkan gue. Dasar cowo ga berguna! "Liat aja, jangan panggil gue Lala kalo gue ga bisa bikin lo jatuh cinta sama gue!" Teriak gue ditengah malam gelap.
All Rights Reserved
#745
absurd
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Tokoh Utama
  • My Little Monster - Completed
  • DISA | broken
  • AL AL GANG [Complicated]
  • Aku Mati Rasa Perihal Cinta
  • Dusk In Your Eyes
  • Pregnant with Rebel Prince
  • Simple LOVE [Completed]
  • Thats my Love
  • LEITHLEACH

" Lo ngga lagi berubah ke alter ego Lo yang lain kan ?" Tanya Icha memastikan karena jawaban dari raksa tidak sesuai dengan apa yang ia inginkan. Yang ditanya malah senyum senyum sendiri. "Kumat kan Lo malah kerasukan sekarang, senyum" ngga jelas lagi" "Takut ya lo kalo gue kerasukan bneran?" "Ish seriusan raksa gue nanya beneran" " Lo mau gue jawab seserius apa Cha karena itu emng jawaban gue" "Terus apa hubungannya posisi sama penyakit?" "Ada, klo gue ngasih tau ke bokap tentang penyakit gue ini sama aja kaya gue yang ngambil peran tokoh utama dari Abang gue sendiri" " Abang? Bang reja maksud lo?" "Apaan si sa jawaban Lo ambigu bgt bang reja ga mungkin kali sejahat itu sama Lo nganggep lo rebut kasih sayang bokap Lo" "Iya gue tau bang reja ngga cuman ngga sejahat itu tapi dia juga sayang bgt sama gue, kalo Lo jadi gue emng Lo tega biarin diri Lo sendiri rebut tokoh utama yang seharusnya bukan milik Lo?" " Tokoh utama apaan lagi si sa, kita ini di dunia nyata jadi ya tokoh utama nya ya cuman diri Lo sendiri, gue saranin mending Lo buruan bilang ke bokap Lo tentang penyakit lo itu" Raksa tertegun mendengar perkataan Icha itu " Lo malu yah punya calon pacar penyakitan mental kaya gue?" "Apaan si emng gue mau jadi pacar lo " Jawab Icha sepelan mungkin. " Kalo mungkin Lo nantinya jadi pacar gue sa, gue ga bakalan malu punya pacar seorang raksa yang menurut Lo, Lo adalah manusia penyakit mental karena itu ngga jadi masalah buat gue tapi masalahnya apa iya gue pantes, bersanding sama Lo yang terlalu sempurna buat gue, dan lagipula gue masih ada rasa buat Abang lo sa"batin Icha Tanpa mereka sadari setelah percakapan mereka berhenti disana mereka saling bergumam dalam hati, sambil menikmati sejuknya terpaan angin sore di tepi ladang sawah.

More details
WpActionLinkContent Guidelines