HALF SOUL [ REPOST ]

HALF SOUL [ REPOST ]

  • WpView
    LETTURE 145,164
  • WpVote
    Voti 7,695
  • WpPart
    Parti 12
WpMetadataReadIn corso1h 48m
WpMetadataNoticeUltima pubblicazione mer, mar 1, 2017
Jatuh cinta itu egois, itu yang dirasakan Bulan saat kali pertama jatuh cinta. Dia tidak peduli harus membuat dunia Bumi yang tenang menjadi porak-poranda. Cinta ibarat candu yang membuatnya buta hanya untuk bersama Bumi. Hingga, sebuah kejadian meluluhlantakkan fondasi rumah tangga mereka yang dibangun di atas jurang. Bahtera itu kandas bersama menghilangnya Bulan dari hidup Bumi. Seharusnya hidup Bumi kembali tenang, tetapi perpisahan telah membuat hidup Bumi dan Bulan tidak pernah sama. Ada kepingan-kepingan jiwa yang tidak lagi utuh, kosong dengan cara yang tidak mereka mengerti. Sampai akhirnya, Bumi melihat sepasang mata Bulan pada wajah gadis kecil di kelasnya, poros dunianya kembali terguncang. Bulan kembali datang menerangi hidup Bumi, kali ini membawa Mentari, gadis yang memiliki senyum sehangat namanya. Jantung Bumi berdebar. Bumi mungkin sanggup melawan seluruh dunia untuk Mentari-nya, tetapi Bumi tidak tahu jika ternyata hatinya belum siap menghadapi Bulan. Bulan tidak lagi sama seperti wanita yang dahulu dia kenal.
Tutti i diritti riservati
#4
mentari
WpChevronRight
Entra a far parte della più grande comunità di narrativa al mondoFatti consigliare le migliori storie da leggere, salva le tue preferite nella tua Biblioteca, commenta e vota per essere ancora più parte della comunità.
Illustration

Potrebbe anche piacerti

  • Putar Arah
  • Cinta Luqrey & Naylisa [C]
  • My Best Mama
  • BUBAR JALAN
  • Untuk Anggun, Dari Aisy
  • Dancing with Sadness
  • Shinjitsu No Koi
  • (END) Buku 2: Gadis petani sistem: Orion Sangat Memelihara Wanita Kecil Itu

Jika hidup adalah perjalanan, maka hidup juga tentang orang-orang yang kita temui dan silih berganti. Dalam sebuah perjalanan, terkadang kita berjalan sendiri, kadang juga ada teman yang membersamai. Ada yang datang dan pergi, ada yang hanya sekedar singgah untuk basa-basi, atau menetap sampai mati. Perjalanan juga membuat kita tahu bahwa tak selamanya orang lain akan berada di arah yang sama dengan kita. Orang yang berlawanan arah bisa jadi searah. Sebaliknya, yang searah bisa jadi putar arah. Namanya perjalanan, tentu tak akan selalu lancar. Begitupun dengan hidup Lana setelah sebuah batu besar menghadang perjalannya. Pada saat itu, Ia merasa semesta terlalu sibuk bermain dengannya. Atau malah mempermainkannya? Entahlah, yang pasti Lana hanya punya dua pilihan. Hancurkan batu itu dan melewatinya atau memilih putar arah untuk mencari jalan yang lain. Namun yang pasti, jika Lana memilih menghancurkannya, mungkin Ia juga akan ikut hancur.

Più dettagli
WpActionLinkLinee guida sui contenuti