BadBoy Meet Ballerina

BadBoy Meet Ballerina

  • WpView
    Reads 502
  • WpVote
    Votes 45
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Oct 2, 2016
Gua kira gua adalah BadBoy sampai tua, tapi itu berubah saat gue bertemu Ballerina cantik, cuek dan misterius. Itu yang buat gue gak selera sama cewe atau suasana malam lagi. -Rizaldi Rahman Dewantara Hidup gue itu jauh dari bahagia. Tekanan batin atas kelakuan keluarga Mami gue sama Adek gue. Tapi dia, Ical. Dia yang selalu ada buat gue dan bikin gue bahagia. -Anna Cantika Herman
All Rights Reserved
#274
abg
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Mentari Tanpa Sinar
  • DEAR ANNETHA
  • Because I'm Stupid (End)
  • Kita Dan Bulan Februari [TERBIT]
  • Fake Nerd [REVISI]
  • Alice & Adrian
  • Epilog Tanpa Prolog
  • BULAN (END)
  • "Singgah"

Aku hanya seorang mentari yang kehilangan sinarnya, aku hanya ingin diperhatikan dan diperdulikan sekali saja, tapi mengapa takdir seolah memusuhiku? -Mentari Carramel Kalian selalu berkata "Bentar ya, Mama mau bacain dongeng buat Bulan," "Bentar ya, Papa mau nemenin Bulan tidur," "Bentar ya dek, Abang mau beliin Bulan ice cream," "Bentar ya, Mama takut penyakit Bulan kambuh, Mama mau jagain Bulan dulu, kamu main sendiri dulu ya," AKU KAPANNN!!!!!! SELALU SAJA BULAN BULAN DAN BULAN!!!!! Tapi mengapa setelah aku terbiasa dengan semuanya kalian malah manis kepadaku? sepi adalah sahabatku yang paling setia -Mentari Carramel Dan ini juga tentang Gava yang berstatus sebagai pacar Mentari pun mencintai kembarannya itu. Yang selalu terucap adalah "kamu lihat itu Bulan, dia baik, lemah lembut, penyayang, enggak kasar. Seharusnya kamu contoh kembaran kamu itu Tar," Aku lelah dengan ini semua, kapan kebahagiaan berpihak padaku?

More details
WpActionLinkContent Guidelines