Game of Life

Game of Life

  • WpView
    LECTURAS 833
  • WpVote
    Votos 213
  • WpPart
    Partes 13
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación mié, may 31, 2017
"Mempermainkan perasaan orang lain itu menyenangkan, mampu membuatmu merasakan kepuasan batin tersendiri." -Anonymous- * Dua orang sahabat karib yang telah bersahabat sejak kecil, Steffy dan Alisa, harus menghadapi sebuah kenyataan bahwa mereka menyukai sosok lelaki yang sama. Biarpun begitu, rasa persahabatan mereka tidaklah serapuh yang terlihat. Mereka tetap rukun. Sampai suatu ketika seorang gadis bergabung pada tali persahabatan mereka. Bukannya malah memperkuat tetapi malah memutus perlahan. Cinta akan sesosok Alfa atau persahabatan yang mana yang lebih baik? * "Dunia hanyalah papan permainan. Aku adalah ratunya. Ratu yang dijauhi. Ratu yang aneh. Ratu yang diacuhkan. Maka aku akan mencari celah di hati manusia dan memasukinya sehingga mengendalikan mereka layaknya pion bukanlah hal yang sulit." -Teta-
Todos los derechos reservados
#794
permainan
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Cegil Komplek [00L]
  • Owner Of My Heart
  • Daily life of teenagers (END)
  • Inside You
  • (Hiatus) Perjodohan || TRE-MON (Haruyeon)
  • Arsyilazka
  • ALEAGAS [END]
  • ALRIN

Gimana jadinya kalau idol K-Pop tinggal satu komplek? Bukan cuma soal visual yang bisa bikin tetangga gagal fokus tiap pagi, tapi juga soal kisah kisah rumit yang tersembunyi di balik senyum mereka yang selalu terlihat sempurna, ada cinta pertama yang belum selesai, sahabat yang berubah jadi asing, dan rahasia masa lalu yang pelan pelan menyeret semuanya ke dalam konflik yang lebih dalam. Meski terinspirasi dari idol K-Pop, cerita ini membawa mereka ke dunia yang lebih membumi dan relatable dengan kehidupan kita, jadi anak komplek yang suka nongkrong di warung, naik motor boncengan ke sekolah, curhat sambil makan mie instan, dan jatuh cinta diam diam sama sahabat sendiri. Tapi di balik tawa dan candaan mereka, ada luka yang disembunyikan, ada pengkhianatan yang bikin sesak, dan ada keberanian untuk jujur tentang perasaan, bahkan saat itu menyakitkan. Mereka tumbuh bersama, saling menyakiti, saling menjauh, tapi juga saling menemukan jalan untuk menyembuhkan satu sama lain. Ini bukan cerita tentang siapa paling cantik atau siapa paling populer. Ini cerita tentang tumbuh dewasa, tentang kehilangan, dan tentang menemukan arti rumah di tengah kekacauan yang mereka ciptakan sendiri. Coba deh baca lima chapter dulu. Kalau nggak nagih, silakan protes. Tapi kalau tiba tiba baper dan nggak bisa move on... ya salah sendiri.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido