We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Mataresna

Mataresna

  • WpView
    Reads 771
  • WpVote
    Votes 22
  • WpPart
    Parts 17
WpMetadataReadComplete Sat, Oct 8, 2016
WpInfo
Poetry
Cinta adalah matahari. Gegabah meninggi, terbenam dengan hati- hati dan tergesa terbit lagi.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Pikul Pilu Pada Pulangmu | ✔
  • The Deal, The Genius, and The Girl
  • အချစ်၏ဟန်ပန်-𝑻𝒉𝒆 𝑺𝒕𝒚𝒍𝒆 𝑶𝒇 𝑳𝒐𝒗𝒆(Complete)
  • Dosen itu suamiku {SALMA X RONY}
  • Dua Pilihan(Deva Kiara)
  • pak dosen
  • Cerita Seks Nafsu Di Bawah Umur -
  • Residuum [ONGOING]
  • kepada engkau
  • Cerita Seks Perkosa Gadis Yang Sedang Pingsan -

Apa yang sebenarnya manusia inginkan? Apa yang sebenarnya lahir dari kembara tanpa tuju? Menyibak kekosongan, enggan berhenti. Satu dua kali, aku pun melakukannya. "Di mana rumahmu? Apa kamu mengunjunginya akhir-akhir ini?" Semilir mengantar gembiramu pada saat gelisah sejak kemarin menjemputku. Tapak tidak mengambil jeda. Pun bibir bergetar, melengkung pahit. "Tidak. Rumahku tidak dapat aku temukan." Rumahmu mungkin bukan lagi rumah yang hangat. Terlalu terkepul tangis, dusta, dengki, dan segala lara yang dibawa seorang diri. Tanpa kenal lelah meski sebenarnya ingin menyerah. Bersama perasaan-perasaan ini, kamu akan menemukan tempat bersandar. Bersama apa pun yang tertulis di sini, mari temukan kembali dirimu yang mungkin telah lama lupa jalan pulang. *** Seri Dua dari antologi puisi FOUR ©2026

More details
WpActionLinkContent Guidelines