Introvert (Hiatus)

Introvert (Hiatus)

  • WpView
    Reads 712
  • WpVote
    Votes 127
  • WpPart
    Parts 10
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jun 19, 2022
■■ "Waktu itu, Al nitip surat ini ke gue. Kata dia, gue harus kasih ini ke lo kalo waktunya udah pas. Dan gue ngerasa sekarang waktu yg tepat buat ngasih ini ke lo. Di saat lo udah move on, udah gak nyalahin diri lo sendiri lagi, dan di saat udah ada orang yang bisa bikin lo tersenyum tulus lagi kayak dulu." "Oh ya, Al juga bilang buat ikhlasin dia pergi, Ra. Kepergian dia bukan salah lo sama sekali. Be Happy, Ra. Tapi jangan pernah lupain Al. Gue pamit ya, tugas gue udah selesai buat jagain lo. Oh ya, nanti dateng ya ke pernikahan gue, undangannya ada di dalem totebag itu juga kok. See you, Ra." Dia langsung berlaku dari hadapan Rara tanpa memberi kesempatan untuk Rara berbicara. ■■■■■ Hohoho, First Story banget gakluh. Btw, enjoy! Jangan lupa vote and comment nya yaaa... Makasii Just info. Ini bener-bener asli dari imajinasi. Bahkan ada sedikit dari kisah nyata. Jadi tolong, jangan asal komen kalo ngerasa ini cerita ada kesamaan dengan cerita yang lain. Terimakasih😊
All Rights Reserved
#35
cassanova
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Ketraka Mafy
  • Stay (Away)
  • Maafkan Aku
  • GALANG [SELESAI]
  • CLOSER
  • SO PRECIOUS (PART COMPLETE)
  • Jejak Waktu [Complete]
  • Kalaya [END]
  • Perihal Dia Dengan Sejuta Tawa (END)
  • WHO ?

[Story Completed] Harusnya Tuhan menciptakan waktu berjalan dua arah supaya aku bisa kembali ke masa lalu untuk menghapus semua penyesalanku. Penyesalanku karena aku menyia-nyiakan perasaanmu yang begitu tulus padaku, menyia-nyiakanmu yang pernah menjadi milikku. Jika ada yang harus aku sesali, itu adalah ketika aku baru menyadari bahwa perasaan ini muncul setelah kepergianmu. Dan aku menyesal karena tidak bisa mengulang waktu untuk memperbaiki segalanya. - Yolanda Amelia, 17. ⚫⚫⚫⚫ "Kenapa kamu mau nerima aku?" Satu alis Yola terangkat. "Apa maksud lo nanya kayak gitu?" "Ya gapapa sih." "Aku tau dari dulu kamu dingin banget sama aku, Yol. Tapi sekarang? Kenapa kamu malah nerima aku? Kenapa?" "Nggak sedikit yang bilang kalau kamu menerima aku karena permainan truth or dare yang kamu mainin sama teman-teman sekelas kamu. Kamu kena dare buat nerima laki laki yang nembak kamu, siapapun itu. Itu nggak bener 'kan?" Arya tersenyum miris. ⚫⚫⚫⚫ Ketraka Mafy Copyrights © 2018

More details
WpActionLinkContent Guidelines