SPEEDING TICKET

SPEEDING TICKET

  • WpView
    Reads 1,416
  • WpVote
    Votes 135
  • WpPart
    Parts 20
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Feb 1, 2021
WpInfo
Fiction
Action and Thriller
Jakarta, lewat tengah malam. Ketika sebagian besar penduduknya mulai terlelap, sisi lain Jakarta berganti menguasai kehidupan kota. Ketika orang-orang bernyali besar, berdompet tebal, dan penggila kecepatan saling bertemu dan berebut gengsi sebagai yang terdepan. Bersetting Jakarta dimasa kini, dimana balap mobil liar bukan lagi ada dalam game seperti 'Need for Speed', tetapi dunia nyata. Ketika uang tidak lagi menjadi masalah bagi para penggemar balap, dan ketika sudah banyak korban tidak bersalah yang jatuh akibat kegiatan liar ini. Ketika petugas Kepolisian bahkan sudah mulai keteteran menghadapi para pembalap liar, mampukah sekelompok orang membantu 'melawan' para pembalap melalui jalur resmi? Ataukah cara terbaik melawan mereka, adalah dari dalam dunia mereka sendiri? Saran penulis: cerita ini dalam kategori Mature (mengandung adegan seks eksplisit, kata-kata vulgar, bahasa kotor, dan beberapa scene kehidupan malam, dan mungkin juga sedikit menyerempet SARA), dimohon kebijakan para pembaca. Rating 21+ untuk amannya... Review pembaca sangat kami nantikan
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Let Me In (OPEN PO)
  • Fallen
  • Sarah Sang Pengasuh
  • FLDH
  • seven days and seven nights
  • My True Me (END)
  • Dance With The Devil [END☑️]
  • Chasing The Speed, Catching The Heart
  • (Chapter 1: Stephanie Series) Catatan Si Iqbal: Pengemudi Penikmat Perempuan

adult romance story 18+ ∆∆∆ "Kau sudah banyak bicara sekarang hm?" Fire berjalan mendekatinya, sembari melepaskan dasi yang tadi belum terlepas kemudian melemparnya asal. Oxy diam, tidak mundur dan mencoba menghindar. Dia sempat berpikir salah satu cara dia mengetahui segalanya dan terbebas dari semua ini adalah bersikap berani dan tak banyak menentang. Berani dalam artian lebih berani menunjukan ekspresi. Fire sekarang berdiri di hadapannya, tubuhnya yang tinggi menjulang itu berbau musk sialan yang membuat akal sehatnya menipis. "Ya." "Good girl. Dan oh, apa kita sedang bermain twenty one question and answer?" "Tidak. Jawab saja pertanyaanku tuan Fredeix." "Pertanyaan yang mana nyonya Fredeix." Perkataan Fire membuat mata Oxy melotot. Pria brengsek di depannya sudah pandai bercanda rupanya. "Apa perlu aku mengulangi pertanyaanku?" "Permainan ini tidak menyenangkan. Bagaimana kalau kita bermain yang lain. Bermain bibir misalnya." "Aku sedang tidak mengajakmu bermain sialan!!!" "Tapi aku ingin bermain." ∆∆∆ Not for chi ldren under 18. (Mengandung kata kata kasar dan beberapa adegan dewasa, tetapi tidak sampai ke sex scene)

More details
WpActionLinkContent Guidelines