Aksara Hampa

Aksara Hampa

  • WpView
    Bacaan 2,233
  • WpVote
    Undian 256
  • WpPart
    Bahagian 45
WpMetadataReadSedang Ditulis
WpMetadataNoticeTerakhir diterbitkan Kha, Ogo 30, 2018
WpInfo
Puisi
Jangan percaya begitu saja pada matamu. Mata yang kau pikir memandang kejujuran itu kadang menipumu, terselimuti kabut dusta. Apa yang kau lihat, tak selalu itu yang terjadi. Apa yang kau dengar, tak selalu itu yang terucap. Apa yang kau ucap, tak selalu itu yang terbatin. Apa yang kau batinkan, tak selalu itu yang kau pertontonkan. Jika aku tak diizinkan bermakna dalam hidupmu, relakan saja aku sebagai bayang kelabu yang tak kau sadari hadirnya. Jika aku tak diizinkan menjadi bagian dari kenanganmu, biarkanlah aku jadi sekedar cameo dalam kisahmu. ••• Hanya kumpulan sampah tak bermakna, tak bernama. ••• Cover by @vlossme ••• Dahulu : Invisible Me
Hak Cipta Terpelihara
#202
galau
WpChevronRight
Jom sertai komuniti bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang diperibadikan, simpan cerita kegemaran anda ke dalam Pustaka anda, serta beri komen dan undi untuk mengembangkan komuniti anda.
Illustration

Anda juga mungkin menyukai

  • Rajutan Kalimat Rindu
  • OUR PROMISE
  • Time Capsule - NPC's 30 Days Writing Challenge [END]
  • Satu Bait Tentang Hidup
  • Age Quod Agis
  • THE AUDUMA MASKEN : Whispers Of Heirlooms ✔ [BELUM REVISI]
  • [End] Yestoday
  • RESURGERE: The Andalas of Nusan [CH]
  • Amelia
  • 𝐎𝐁𝐒𝐄𝐒𝐒𝐈𝐎𝐍 [ 𝚂𝚕𝚘𝚠 𝚄𝚙𝚍𝚊𝚝𝚎 ]

Pada setiap kata yang kurangkai dalam catatan penuh kerinduan ini, entah mengapa ada banyak sekali "kamu" di dalamnya. Bagaimana aku dapat menulis sebanyak itu pun aku tak paham. Bagaimana rindu dapat hadir dalam setiap bayang-bayangmu yang semu pun aku tak tahu mengapa dapat kurangkai. Setiap kalimat rindu yang kurajut ini sengaja Ku buat agar kau paham dan mengerti. Agar kau dapat memahami dan mengetahui bahwa; aku rindu sebab aku peduli.

Maklumat lanjut
WpActionLinkGaris Panduan Isi