AL(NATHAN)IA

AL(NATHAN)IA

  • WpView
    Reads 393
  • WpVote
    Votes 21
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadComplete Wed, Oct 19, 2016
Nathannial Fernando Saputra dan Akilla Naura Cecillia. Alia gemar menantang Sedangkan Nathan gemar ditantang ----- "Mulai sekarang dan seterusnya lo jadi pacar gue, sanggup?" Tanya Alia lantang diantara siswa siswi yang sedang berlalu lalang di koridor sekolahnya. Nathan menarik napas panjang. "Sanggup" Alia tersenyum sinis lalu berjalan pergi meninggalkan Nathan tanpa memperdulikan siswa siswi yang memperhatikan dirinya.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • AIRen
  • SAMUEL AND SAMANTHA  : TROUBLE COUPLE SERIES 0.1
  • FARDAN MARGANTARA | BADBOY
  • AJILARA (SELESAI)
  • About You And Me
  • Naira dan Nathan
  • Life After Break Up
  • BASTARA DARA (SEASON II)
AIRen

Alya, siswi SMA yang terkenal cuek dan nggak pernah peduli soal cinta, tiba-tiba dihampiri sosok cowok kuliahan yang punya semua hal yang bikin hati perempuan gampang luluh: sabar, konsisten, dan... terlalu baik. Naren, cowok 21 tahun yang baru lulus semester empat, jatuh hati sejak pertama lihat Alya. Tapi jalan buat masuk ke hati Alya bukan jalan tol. Dia harus jalan kaki, sambil ujan-ujanan, kadang ditendang, kadang juga ditatap kosong. Tapi dia tetap tinggal, tetap bilang: "Gak apa-apa, asal aku boleh ada di sini." Bukan kisah cinta yang mudah. Ini tentang ngejar seseorang yang bahkan gak yakin bisa dibuka hatinya. Tapi Naren percaya, rasa yang tulus gak akan sia-sia. ••• "Aku suka kamu, Alya... lagi." Naren berdiri di bawah hujan, rambutnya basah, suaranya sedikit bergetar. Alya mengalihkan pandangan. "Udah berapa kali sih kamu ngomong gitu?" "Lima." "Trus kenapa masih bilang?" "Karena aku gak bisa berhenti... kamu bisa tolak aku sekeras yang kamu mau, tapi aku gak bisa pura-pura gak peduli." Alya mendesah, tapi matanya berkaca. Naren melangkah sedikit lebih dekat. "Tolong... sekali aja, kasih aku alasan buat bertahan. Atau... kasih aku alasan buat berhenti."

More details
WpActionLinkContent Guidelines