Cinta Kelabu

Cinta Kelabu

  • WpView
    Reads 1,606
  • WpVote
    Votes 617
  • WpPart
    Parts 17
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jan 12, 2017
Detik demi detik telah berlalu. Fajar bergantikan senja, mentari muncul lalu bersembunyi lagi. Burung-burung berkicauan seolah saling bercengkrama satu sama lain. Aku hanyalah seorang gadis yang haus akan kasih sayang. Ketika seorang ibu adalah malaikat bagi kita, justru ayahku lah sang angel bagiku. Walaupun dia bukan yang melahirkanku, setidaknya dia sangat menyayangiku. Namun aku tak lupa diri, aku sadar bahwa ibu adalah seorang angel yang dulunya melawan maut demi melahirkanku. Andai ibu ku seperti ibu pada umumnya. Yang mengerti perasaan anaknya sendiri. Aku hanya butuh cinta mu Ibu, bukan uang yang melimpah. Ya, aku hanyalah gadis malang. Aku tidak pernah tahu apa itu cinta sesungguhnya. Aku tak pernah merasakan cinta ataupun kasih sayang dari keluarga, teman, atau yang lainnya. Begitupun sahabatku, seolah cinta sedang mempermainkanku. Adakah seseorang yang bisa membuatku merasakan apa itu cinta?
All Rights Reserved
#366
imajinasi
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ALVANSA [Completed]
  • Revenant: Kuntilanak Penyelamat
  • [✔️terbit] 1. The Girl That Hurt
  • Arsyilazka
  • IS IT LOVE?  [On Going]
  • Secarik kertas usang
  • How to be Your Friend
  • FRIENDzone (Completed)
  • Perjuangan Yang Tak Dihargai(TAMAT)
  • Is LOVE

Cerita ini merupakan sequel dari My Enemy Is My Husband, cerita yang aku tulis sebelumnya Dan ini merupakan kelanjutan dari cerita tersebut yang menceritakan tentang perjalanan hidup anak-anak mereka "Sini"ucap Alin setelah kembali ke kamarnya tadi sambil menepuk pahanya, Vansa pun hanya menurut "Kenapa bisa berantem?"tanya Alin sambil mengobati luka Vansa "Gak tau, tadi dia tuba-tiba nyerang gitu aja"jawab Vansa sambil menatap wajah serius Alin dari bawah "Emang iya?"tanya Alin lagi "Iya Angelina Salsa Fernando"jawab Vansa sambil mengubah posisinya menghadap ke perut Alin "Masih sakit?"tanya Alin sambil mengelus pipi Vansa "Masih! Kalo belum lo cium"ucap Vansa sambil menatap wajah Alin "Sa ae modusnya lo bambank"cibir Alin sambil menekan luka pada pipi Vansa "Sakit Alin!"ketus Vansa "Eh maap lupa"jawab Alin cengengesan sambik mengusap pipi Vansa "Masa diusap doang sih! Kan gue mintanya di cium"ucap Cup "Udahkan"ucap Alin setelah mencium pipi Vansa yang lebam tadi "Emm jadi makin sayang"ucap Vansa sambil memeluk punggang Alin masih dengan posisi berbaring dipaha Alin "Tidur gih"titah Alin "Sama lo ya?"pinta Vansa dengan wajah memelas Dari pada gantung mendingan langsung baca:)

More details
WpActionLinkContent Guidelines