Cinta Kelabu

Cinta Kelabu

  • WpView
    Reads 1,606
  • WpVote
    Votes 617
  • WpPart
    Parts 17
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jan 12, 2017
WpInfo
Fiction
Romance
Detik demi detik telah berlalu. Fajar bergantikan senja, mentari muncul lalu bersembunyi lagi. Burung-burung berkicauan seolah saling bercengkrama satu sama lain. Aku hanyalah seorang gadis yang haus akan kasih sayang. Ketika seorang ibu adalah malaikat bagi kita, justru ayahku lah sang angel bagiku. Walaupun dia bukan yang melahirkanku, setidaknya dia sangat menyayangiku. Namun aku tak lupa diri, aku sadar bahwa ibu adalah seorang angel yang dulunya melawan maut demi melahirkanku. Andai ibu ku seperti ibu pada umumnya. Yang mengerti perasaan anaknya sendiri. Aku hanya butuh cinta mu Ibu, bukan uang yang melimpah. Ya, aku hanyalah gadis malang. Aku tidak pernah tahu apa itu cinta sesungguhnya. Aku tak pernah merasakan cinta ataupun kasih sayang dari keluarga, teman, atau yang lainnya. Begitupun sahabatku, seolah cinta sedang mempermainkanku. Adakah seseorang yang bisa membuatku merasakan apa itu cinta?
All Rights Reserved
#687
imajinasi
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Is LOVE
  • Destiny [COMPLETED]
  • ALVANSA [Completed]
  • The Beginning✔
  • How to be Your Friend
  • My Senior is My Coldest BoyFriend [Chapter 1 Completed+ Revisi]
  • Untitled:Iridescent | SEKUEL | COMPLETE |
  • Alur Kehidupan [REVISI]
  • ON SIGHT (Completed)
Is LOVE

Apa itu cinta? Apa dia berwujud? Atau tidak? Kenapa jika mencintai seseorang harus jantung yang merasakan debarannya. Tetapi... jika terluka bukan hanya jantung yang tersakiti, namun hatipun ikut juga merasakannya. *** Debaran jantungku terasa begitu kencang saat seorang siswa laki-laki dengan aura ketampanan yang mampu membuat para siswi diSMA-nya berteriak mengaguminya. Dia jatuh hati terhadap siswa laki-laki itu. Dia selalu berada dibelakang laki-laki itu seperti penonton yang membawa poster besar sambil berteriak mendukung kesuksesan dalam pertandingan itu. Aku ingin menghampiri dia. Tetapi... aku takut kalau dia bukan malah menerimaku tapi malah menghujaniku dengan semua hinaan pedas yang keluar dari mulutnya. Ya, memang aku tau posisiku di sini. Gadis berkaca mata dengan bermodal baju kebesaran yang ditemani rok SMA-nya yang ikut juga kebesaran. Culun, cupu, kuper, dan sangat dekil. Bagaimana tidak dekil. Rambut yang seperti jarang ditata alias semrawut kalo orang jawa bilang dan juga, sepatu yang usang. Sungguh pas jika ia pantas diasingkan oleh siswi-siswi lainnya. Hufttt.... Helaan nafasku dengan mulai memundurkan gerak kakiku ke belakang untuk segera pergi dari hadapan keramaian siswi-siswi lainnya yang mengagung-agungkan laki-laki yang membuatnya jatuh hati. 'Menyukainya dan dibalas rasaku memang tak pantas untuk kugapai. Mungkin dengan mengaguminya dari belakang sudah cukup pantas bagiku.' -IS LOVE

More details
WpActionLinkContent Guidelines