You Be Mine

You Be Mine

  • WpView
    Reads 112,409
  • WpVote
    Votes 3,181
  • WpPart
    Parts 25
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jun 29, 2018
Brakkkk Aliyah menatap mata itu dengan tatapan membunuh "Slow Ms. Alexander" ucap laki-laki itu dengan senyum semiriknya. Aliyah terkejut dengan pernyataannya. "I am sorry Mr.Alexander My name is IMega Aliyah Radcliffe" ucap aliyah membantahnya dan seakan aliya ingin membunuhnya sekarang. Laki-laki itu menyunggingkan senyum devil nya " akan jadi Ms.Alexander sebentar lagi nona" dengan nada menggoda. Laki-laki itu mendekat ke arah aliyah " kau kau mau apa ? " ucap aliyah terbata-bata dan dengan kecepatan cahaya cup laki-laki itu mengecup bibir aliya. Aliya mengentakan kakinya kesal dan mengumpat sumpah serapah nya pada laki-laki itu dan dia bersumpah akan membalasnya Siapakah laki-laki itu ? Bagaimana cara aliyah membalas perbuatan laki-laki itu? Bagaimana sebenarnya kehidupan aliyah
All Rights Reserved
#33
coolgril
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Airel (Proses Revisi)
  • To Many Secret Between Us
  • THE PSYCHOPATH MR.BILLIONAIRE[ M'ELECIUS series#1] [ TAHAP RE-PUBLISH & REVISI ]
  • The Perfect Strangers
  • sorry (COMPLETE✔✔)
  • Unfortunate
  • The Angel Of Death [Completed]
  • Damien's Possession ✔️ (Mavros Series #2)
  • My Cold Boyfriend
  • Ranzir

Sebagian bab dihapus untuk revisi. "Anjing!" Makian terdengar bersamaan dengan menjauhnya tubuh Airel dari korban keberingasan lelaki itu. "Mau jadi jagoan lu?!" "Dia bisa mati!" "Gue emang mau bunuh dia!!" Seringan kapas, tubuh Airel dibuat terempas jatuh ke tanah. Tak mau kalah dengan si penyerang yang kembali mendekati korban, Airel berdiri dan memasang badan tepat saat sebuah balok kayu terayun di depannya. Mata Airel terpejam, bersiap menerima hantaman yang mungkin bisa meremukkan tulangnya. Jeritan sekitar terdengar nyaring bersamaan dengan napas Airel yang tercekat. Merasa ada kejanggalan setelah beberapa detik berlalu, Airel memberanikan diri membuka mata, juga mengatur napasnya. Saliva tertelan ketika ia mendapati sesosok laki-laki memunggunginya, dengan sebelah tangan terangkat dan meneteskan beberapa titik darah dari sudut sikunya. "Kita nggak lawan cewek." Start : 07.01.2018 End : 16.11.2018

More details
WpActionLinkContent Guidelines