Kosong
  • WpView
    Reads 37
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadComplete Thu, Oct 6, 2016
Kuperlihatkan ruang ini padamu. Ruang sederhana yang hanya berhiaskan jendela, meja kecil, sepasang kursi yang saling berhadapan, dan vas bunga kecil yang bunganya mengarah pada arah datangnya sinar. Tak mewah, tak indah, dan tak bermakna. Namun ketahuilah, di sini aku selalu bermain dengan hangat, dingin, dan perihnya perasaanku. Perasaan yang membuat mata ini sulit berkedip karna bendungan air mata, bibir yang sulit berucap karna membisu, lidah yang kelu karna tercekat, desir darah yang mengalir deras karna kehangatan kata, dan jiwa yang gelisah karna kelembutan tingkah. . . . Ini cerpen tugas proyeksi di sekolah. Harap maklum dengan hasilnya. From friends to lovers, ongoing ya
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Ketua Kelas VS Perusuh Kelas [Telah Terbit]
  • Short Stories
  • Rain Drops ( On Going )
  • NAYLA [SLAW UPDATE]
  • I'M IN DANGER BECAUSE OF YOU [COMPLETE]
  • Revenant: Kuntilanak Penyelamat
  • ROMANCE FROM HIGH SCHOOL
  • SUARA BIA (TAMAT)
  • The Disappearance of Butterfly
  • Ketua Kelas

[TELAH TERBIT DAN TERSEDIA DI TOKO BUKU GRAMEDIA SELURUH INDONESIA] "ALDI! KAYAKNYA LO MAU GUE SERET KE RUANG BK LAGI YA!" "Aduh jangan ke BK dong, aku maunya ke pelaminan aja sama kamu." "Gue capek banget dah liat lo! Arhh!" "Capek karena mikirin gue terus ya?" ©story by Rainniya 2017

More details
WpActionLinkContent Guidelines