PERFECT LOVE

PERFECT LOVE

  • WpView
    Reads 33
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Oct 10, 2016
"Untuk kembali aku ingin kau menungguku." Seorang gadis yang cuek dan kesepian menyimpan perasaan khusus terhadap sahabat terbaiknya namun ia sadar perasaannya tidak akan mungkin terbalaskan. Dia terlalu jauh dan takut untuk mengungkapkan. Dia terlalu takut akan kembali ke cerita yang sama seperti masa lalunya. -Angelica Putri Mengungkapkan perasaan tak semudah membalikkan tangan. Rasa takut akan ditinggalkan selalu ada. Tapi demi orang yang kita sayang apapun butuh perjuangan. -Dirga Gillbert Gue yang salah harusnya gue nggak membuat dia begitu spesial. Gue nggak mau dia sakit tapi gue bukan siapa". Hanya sahabat yang ingkar janji karena jatuh cinta pada sahabatnya sendiri. Gue sadar dan tahu diri dia nggak mungkin suka sama gue. Gue cuma ingin dia bahagia!! -Matthew Alexander
All Rights Reserved
#748
dirga
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Truth After Love, Kiara and Zaki (Tamat)
  • Karena Kamu Rumahnya
  • Terkunci Dalam Takdir
  • Betadine
  • Beauty and The Arrogant [SUDAH TERBIT]
  • THREE GIRLS AND ALL STAR  [REVISI]
  • YEON ^26^
  • PERFECT LOVE
  • My Friend Is My Strength
  • Aerilyn

sebelum baca, FOLLOW dulu gasii??? "Sayangkuu, cintakuu. Gimana dengan hari ini, hm? Are you happy?" "Seru dong, senang karena ada kamu, Ka. Hehe." Dulu, setiap percakapan kecil seperti itu mampu menyulap hariku jadi lebih indah. Tapi semua itu kini tinggal kenangan. Hubungan yang manis dan penuh tawa itu akhirnya harus berakhir, bukan karena cinta kami memudar, tapi karena kenyataan terlalu pahit untuk ditelan bersama. Aku masih mencintaimu. Masih ingin mendekat, masih berharap bisa kembali. Tapi jarak ini bukan lagi tentang raga-melainkan tentang takdir yang tak mengizinkan kita bersatu. Cinta kita besar, tapi tidak cukup untuk melawan kenyataan yang tak berpihak. Banyak halangan yang kucoba lalui demi kamu, demi kita... tapi ternyata semesta punya rencana lain. Kini, aku hanya bisa menatapmu dari kejauhan. Ingin kembali, tapi tak bisa. Ingin melepaskan, tapi hatiku belum rela. Satu kejadian itu-satu hari yang mengubah segalanya-telah memutus tali yang tak terlihat namun sangat kuat mengikat kita. Jika bukan karena kejadian itu, mungkin aku masih tersesat dalam hubungan yang samar: ada, tapi tak punya peran. Dulu aku memegang peran utama di hidupmu. Sekarang? Bahkan untuk menjadi figuran pun aku tak lagi layak. Kita pernah sangat dekat, tapi kini aku tahu... melepaskan sesuatu yang sudah terasa seperti rumah tidak akan membuat segalanya membaik. Bahagia tidak selalu datang setelah menjauh. Dan seringkali, hubungan yang tampak sempurna dari luar menyimpan luka yang tak pernah terucap. Aku tak menyangka semuanya akan berakhir seperti ini. Tapi yang sudah terjadi, biarlah terjadi. Meski begitu, kenangan itu-kenangan tentang hari itu-masih terpatri jelas di pikiranku. Hari saat aku sadar... cinta saja tidak cukup.

More details
WpActionLinkContent Guidelines