SLICE OF MEMORIES. [END]

SLICE OF MEMORIES. [END]

  • WpView
    Reads 2,255
  • WpVote
    Votes 279
  • WpPart
    Parts 17
WpMetadataReadMatureComplete Sat, Jan 28, 2017
Di antara ruang dan waktu yang kita lalui, ada satu kotak kenangan. Masa lalu yang mengalir seperti air suatu hari akan menemui akhirnya, entah menenggelamkan atau bermuara di satu perhentian. Kira-kira mana yang lebih baik? tenggelam atau menemui akhir? Bagiku, jawabannya adalah kamu. Kamu yang tidak pernah pergi dari masa lalu. ⓒ2016 by woorajile.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • IF YOU
  • AT THE END (✅)
  • He went but he came back [COMPLETED]✅
  • AU GEO MAYNA (sedang proses revisi alur)
  • Euphoria
  • MONOLOG
  • Camera Împăcării
  • Eight
  • Remember Me As A Time of Day✅
IF YOU

Bagaimana jadinya ketika aktor muda jatuh cinta dengan wanita yang 20 tahun lebih tua darinya? Akankah usia bukan penghalang? Wanita yang memeluk luka masa lalunya sendirian Ketika takdir sudah mengambil alih, bahkan ketika aku dan kamu adalah mustahil. Kita akan bertemu lagi dengan rasa yang sama. Takdir adalah benang halus yang tak terlihat, mengikat tanpa memberi isyarat. Aku pernah percaya bahwa kehilanganmu adalah tragedi terburuk dalam hidupku, luka yang tak mungkin sembuh oleh waktu. Aku menunggu, berharap, meski perlahan harapan itu berubah menjadi sia-sia. Namun, ketika semua terasa hampa, saat langkahku nyaris berhenti, kehadirannya datang seperti cahaa fajar diujung gelap. Penantianku yang panjang akhirnya menemukan jawabannya. Tapi, apakah ini benar-benar akhir dari duka atau awal dari cerita yang lebih rumit? Aku menghidupkan sosokmu dalam setiap kata yang kutulis. Dalam baris-baris sunyi, kau kembali bernapas, hadir dalam imajinasi yang kurangkai dengan rindu. Meski dunia telah merenggutmu dariku, dalam tulisanku, kau tak pernah benar-benar pergi. Namun seiring pena menari diatas kertas, aku bertanya-tanya apakah aku yang menciptakanmu kembali, atau justru kau yang perlahan menarikku dalam dunia yang kupahat untukmu? Kaluna Putri Ketika waktu yang membawamu kembali

More details
WpActionLinkContent Guidelines