Kalau aku tau
Merindumu bisa seperih ini,
Takkan ku ambil kepingan hatiku
Biar berserakan agar rasa dalam hatiku mati
Kalau aku tau
Merindumu amat menyakitkan
Kan ku genggam erat hatiku
Agar tak jatuh pada jiwa sang penawan
Kalau aku tau
Merindumu mendekatkanku padaNya
Kan ku sebut namamu di tiap sujud terakhirku
Nikmati rasa hingga hujan menyatukan altair dan vega
Jakarta, 24 september 2016
Entra a far parte della più grande comunità di narrativa al mondoFatti consigliare le migliori storie da leggere, salva le tue preferite nella tua Biblioteca, commenta e vota per essere ancora più parte della comunità.