Keana Denaya

Keana Denaya

  • WpView
    Membaca 115,887
  • WpVote
    Vote 2,704
  • WpPart
    Bab 14
WpMetadataReadDewasaLengkap Sab, Jul 8, 2017
"Keluarkan aku dari sini bajingan!" Keana terus berteriak hingga suaranya yang lembut itu habis, Keana tak mudah menyerah agar dapat keluar dari pintu besar itu dengan mengetuk ngetuknya dengan tangan Yang lemah hingga sakit dan membengkak. Sedangkan Adam tersenyum puas melihat wanita yang menjadi incarannya berada di dalam rumahnya yang megah. Adam menginginkan Keana yang cantik terkurung disana selamanya.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Cinderella Vs Pangeran Drama
  • HALOALKANA
  • HOMBRE JOVEN
  • ALZEA (TERBIT)
  • Putra Putri (COMPLETE)
  • Peran Yang Ku Nantikan
  • Kean and The Secret
  • Edgar Vaske

Bagi Cindra, menjadi asisten pribadi Leonardo Marlon Atmaja itu bukan soal karier, tapi soal uji nyali. Leo bukan pangeran berkuda putih, melainkan Pangeran Kodok super manja yang punya hobi aneh: merusak kehidupan asmara Cindra! Sudah tiga kali Cindra mencoba menjalin hubungan dengan cowok lain, hanya agar hidupnya bisa sedikit berwarna di luar tembok Istana Atmaja. Namun, tiga kali berpacaran, tiga kali pula ia diputuskan tanpa alasan yang jelas. Ternyata, dalangnya cuma satu: Leo. Dengan 1001 cara ajaib dan akal bulus, Leo sukses "membeli" para mantan Cindra supaya menghilang dari hidupnya. Bagi Leo, bersaing secara sehat itu membosankan. Kalau bisa disabotase dengan uang dan kekuasaan, kenapa tidak? Namun, permainan Leo kali ini kebablasan. Saat dia mencoba menggunakan cara yang sama untuk menyingkirkan Chef Pram-Chef pribadi keluarga Atmaja yang justru mendapat restu penuh dari Mama Cindra. Segalanya lalu meledak. Sepatu kaca itu akhirnya pecah karena ego dan obsesi Leo. Cindra memilih melangkah pergi dengan luka yang teramat dalam, meninggalkan Leo yang tertinggal dalam kehancuran dan penyesalan. Sang Pangeran Kodok kini benar-benar sendirian, dipaksa belajar mandiri dan melangkah di atas kakinya sendiri tanpa harus menyabotase hidup orang lain. Dan yang paling menyakitkan: ia harus melangkah tanpa Cindra. Cindra memilih menghilang. Setahun berlalu. Di sebuah pesta perpisahan, sebuah sepatu terjatuh di tengah kesunyian malam. Leo berdiri di sana, memungut sepatu yang sangat dikenalinya. Tapi kali ini, ia bukan lagi Leo yang dulu. Ia sudah berubah. Lalu, apakah Leo akan mencari pemilik sepatu itu? Ikuti keseruannya.

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan