With You, Mr. Bastard

With You, Mr. Bastard

  • WpView
    LECTURAS 912
  • WpVote
    Votos 25
  • WpPart
    Partes 4
WpMetadataReadContenido adultoContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación lun, sep 11, 2017
♥ Jillian ♥ "Shit, Jill. Padahal kau tidak makan dengan benar tadi." Umpatnya pelan. Sebenarnya aku tidak terlalu paham apa yang dikatakannya, tapi aku suka suaranya. Aku juga suka tangannya yang bergerak dengan lembut menyampirkan helaian rambutku ke belakang telinga. Aku suka warna dark brown rambutnya yang dipotong undercut. Terlihat rapi. Dan tanganku terasa gatal ingin mengacak-acaknya. Aku suka mata abu-abunya, begitu tajam saat menatapku. Bibirnya yang saat ini hanya beberapa inchi dari jangkauan bibirku, terlihat penuh dengan warna merah muda alami. God, bolehkah aku mencicipinya? *** ♥ Cavin ♥ Berjalan beberapa langkah, aku sudah berada di ruang menontonku. Dan seketika kakiku tersandung pinggiran karpet saat mendapati pemandangan di atas sofa. Jill di sana, tertelungkup dengan menggunakan kaus kebesarannya. Kepalanya mengarah ke layar LCD, kedua lengannya ia jadikan bantal. Matanya tertutup, dia tertidur. Kenapa dia suka sekali tidur telungkup sih? Aku memang biasa melihat Jill mengenakan kaus itu saat ia berkeliaran di sini. Itu salah satu kaus yang sengaja ia tinggal. Dalam keadaan normal-berdiri maksudku, kaus itu memiliki panjang beberapa inchi di atas lututnya. Tapi dalam posisinya sekarang, kaus itu bahkan tidak mampu menutupi paha bagian atasnya. Tipis sekali tepat di bawah lekukan pantatnya, dan dia tidak mengenakan celana pendek. Damn it. Aku bahkan bisa melihat celana dalam berendanya yang berwarna hitam. Jari kelingking kakiku ngilu, bagitu juga bagian 'lain'nya. "Cave? Kenapa kau mengumpat?"
Todos los derechos reservados
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Entertainer
  • Please don't get tired of Me
  • Love It's You [COMPLETED]
  • Say Bye
  • Jane [OPEN PO]
  • Dalam Dekapan Sang Malaikat
  • Lonte Vs Gigolo (The Coli Trilogi I) (End)

Ini sebuah cerita tentang seorang wanita yang mendapatkan permainan gila dari seorang pria Cerita berunsur dewasa! Lapak saya yang ini berunsur dewasa jadi untuk anak kecil di larang! Rios pun menyedot kuat layaknya bayi yang haus tanpa ciuman Lily menikmati ini ia mulai mengelus rambut milik Rioz dan mencium wangi hari rambut pria ini "Sudah Rios" sahut Lily memberhentikannya tapi Rios tetap tidak ingin lepas ia mulai menyedot kencang payudara milik Lily membuat dirinya mengerang kesakitan "Rios lepas.... Akhhhhh...." Gerang Lily Riozspun melepaskan nya dan mencium Lily tangan pria itu dengan telaten membenarkan payudara milik Lily dan mengancingkan kemeja putih wanita itu dan menidurkan Lily di sofa "Makasih untuk malam ini Lily" ujar Rios dan dirinya mulai beranjak pergi meninggalkan Lily yang memantung, seharusnya dirinya yang meninggalkan pria itu. Update setiap malam Minggu tapi untuk sekarang akan di update 2 Minggu sekali Lapak 21+

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido