Pelangi Untuk Hari Ini

Pelangi Untuk Hari Ini

  • WpView
    Reads 127
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Oct 16, 2016
Apa perbedaan bisa begitu saja melebur. Tidak. Perbedaan akan tetap perbedaan. Aku dan Dia, mungkin berbeda. Aku lebih dulu merasa bahwa dia lebih sempurna dan telah yakin hatiku memilihnya. Tapi ternyata, Dia berbeda. Aku hanya bagian dari ceritanya, latar belakang dari skenario indah dia bersama orang lain. Ya, aku tahu perbedaan itu kini terlihat. Sulit menyatu dengan apa yang berbeda, tapi tetap ada harapan bersatu ditengah berbedaan. Pelangi. Ia indah karena berbeda. Tapi dia bukan pelangi, setidaknya dia lebih nyata. Tapi aku sulit untuk meraihnya. Setidaknya aku belum menyerah. Aku masih berusaha menyatu diantaranya. Karena aku tahu, menyerah hanya fiksi belaka. Pikiran yang menciptakannya, rasa pesimis sebagai pendukungnya. Takut, yang semakin menekannya. - Hujan tak pernah menyatakan kapan ia datang, sama halnya pertemuan tak pernah menunjukan kapan waktunya.
All Rights Reserved
#240
pelangi
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Love and Rain
  • SUARA HATI SENJA
  • Gus Zayn : Langit Biru di Yogyakarta
  • Will You Be My Love Rain?
  • Awal Pertemuan Rainah
  • Senja Dan Rindu
  • Paper Blossom
  • BLUE HOUR (Rona Senja di Langit Biru)
  • Pelangi untuk Hujan(on going)
  • SEIMAN SEPELAMINAN

Deskripsi cinta setiap orang itu berbeda. Dan itu sudah menjadi rahasia umum. Sebagian orang memandang cinta sebagai sebuah alasan. Sebagian lagi memandang cinta dengan bentuk. Ada juga yang memandang cinta layaknya sebuah rasa nyaman, gembira dan bahkan rasa lainnya. Seperti ahli cinta yang ternama sering menggambarkannya, bagaimana cinta itu apa adanya dengan berbagai rasa. Dan cinta itulah yang menarik hujan kedalamnya. Menarik fenomena paling indah didunia. Hujan, yang juga memiliki berbagai rasa namun tidaklah sama. Sebuah buku pernah menuliskan, cinta dan hujan dalam satu kesatuan. Bagaimana cinta yang tak pernah memandang waktu, tempat dan kepada siapa ia akan jatuh. Begitu juga dengan hujan yang tak pernah memandang waktu dan tempat dimana ia akan jatuh. Dibuku itu juga tertuliskan satu kesatuan cinta dan hujan yang memiliki perbedaan. Yang sebenarnya cinta dan hujan tidak benar-benar sama. Dimana hujan badai sekalipun, tetap akan berakhir dan kembali seperti sediakala. Namun, bagaimana jika cinta yang membadai? Berhari-hari, bertahun-tahun ia akan tetap membadai tanpa tahu kapan ia akan reda seperti hujan. Hujan badai berhenti semalam. Namun cinta setetes membadai tak pernah padam.

More details
WpActionLinkContent Guidelines