Pelangi Untuk Hari Ini

Pelangi Untuk Hari Ini

  • WpView
    Reads 127
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Oct 16, 2016
Apa perbedaan bisa begitu saja melebur. Tidak. Perbedaan akan tetap perbedaan. Aku dan Dia, mungkin berbeda. Aku lebih dulu merasa bahwa dia lebih sempurna dan telah yakin hatiku memilihnya. Tapi ternyata, Dia berbeda. Aku hanya bagian dari ceritanya, latar belakang dari skenario indah dia bersama orang lain. Ya, aku tahu perbedaan itu kini terlihat. Sulit menyatu dengan apa yang berbeda, tapi tetap ada harapan bersatu ditengah berbedaan. Pelangi. Ia indah karena berbeda. Tapi dia bukan pelangi, setidaknya dia lebih nyata. Tapi aku sulit untuk meraihnya. Setidaknya aku belum menyerah. Aku masih berusaha menyatu diantaranya. Karena aku tahu, menyerah hanya fiksi belaka. Pikiran yang menciptakannya, rasa pesimis sebagai pendukungnya. Takut, yang semakin menekannya. - Hujan tak pernah menyatakan kapan ia datang, sama halnya pertemuan tak pernah menunjukan kapan waktunya.
All Rights Reserved
#338
perbedaan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • 31 Months for You (Revisi)
  • Love and Rain
  • BLUE HOUR (Rona Senja di Langit Biru)
  • RE:MEMBER (END)
  • Senja Dan Rindu
  • Dalam Rintik yang Sama
  • Pelangi untuk Hujan(on going)
  • SUARA HATI SENJA
  • SEIMAN SEPELAMINAN
  • After You, The Rain Felt Different

"Tidak semua cinta harus disuarakan. Tidak semua harap harus digenggam. Kadang, mencintai diam-diam adalah satu-satunya cara bertahan." Alia tidak pernah menyangka bahwa satu tatapan singkat di awal masa kuliahnya akan mengubah segalanya. Septian, lelaki dengan sorot mata tenang dan senyum yang jarang muncul, perlahan tumbuh menjadi pusat semesta kecil di dalam hatinya. Selama tiga puluh satu bulan, Alia menyimpan rasa itu sendiri. Dalam doa-doa sepertiga malam. Dalam senyum pura-pura. Dalam perasaan yang tak berani ia akui, bahkan pada dirinya sendiri. Namun ketika kedekatan itu mulai tumbuh, semesta justru menguji dengan luka lama, rasa minder, dan kenyataan bahwa tidak semua yang kita doakan bisa kita miliki. Ini adalah kisah tentang cinta diam-diam, perasaan yang tumbuh tanpa janji, dan perjuangan mencintai diri sendiri di tengah luka yang belum sembuh. Pelangi di Balik Hujan Rindu bukan sekadar romansa. Ia adalah perjalanan tentang harapan, kehilangan, dan keberanian untuk melepaskan... meski hati belum benar-benar rela.

More details
WpActionLinkContent Guidelines