We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Sugar Like Sugar

Sugar Like Sugar

  • WpView
    Reads 269,054
  • WpVote
    Votes 11,994
  • WpPart
    Parts 27
WpMetadataReadComplete Fri, Jul 10, 2015
WpInfo
Fiction
Romance
Lucien adalah monster es yang harus Sugar jauhi sejauh-jauhnya. Sejauh-jauhnya. Anehnya, semakin ingin menjauh Lucien semakin dekat. Apalagi campur tangan oma Grace yang diam-diam menjodohkan mereka. Tapi, gak semudah itu. Karena dari si backstabber dan si player gak akan tinggal diam melihat mereka bersama.
All Rights Reserved
#10
eiffel
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • A TOTAL SINNER
  • Am I Scary?
  • Contracted To Fall (Gxg)
  • Paris, Im In Love (END)
  • Crazy Without You
  • {WN} Strongest Necromancer Of Heaven's Gate III
  • MARSHEL_OSH
  • All About You [ COMPLETE ]
  • BONANZA [Completed]
  • Fight Together {On Going}

Warning! Dark Romance, Mature scenes Satu hal yang paling Luciene benci di dunia ini adalah ketika papanya mengumumkan bahwa ia akan memiliki pengganti mamanya, Diana. "I will never accept anyone who wants to replace my mother. Tidak ada yang cukup pantas untuk menggantikannya, bahkan ratu dari kerajaan dunia sekalipun." Luciene menatap Cody (Papa Luciene) dengan menunjukan sedikit smirk jahat di bibirnya. Tatapan tajam dengan wajah sadis yang rupawan merupakan kutukan terbesar bagi semua orang yang melihatnya. Mata Luciene teralihkan dan menunduk untuk menatap ke arah perempuan muda yang berdiri di sebelah Cody, dia merupakan anak dari "Mama" barunya itu. Dia menatap intens perempuan itu sampai ia gemetar di sekujur tubuhnya. Smirk Luciene membesar sebelum menatap kembali ke arah Cody. Cody tahu jelas apa yang ada di pikiran Luciene. Ia langsung menarik perempuan itu ke belakangnya guna melindunginya. "Luciene kamu jangan coba berani main-main dengan adikmu!" Luciene terkekeh dan berbalik berjalan menuju kamarnya, "Darah dagingmu kah sehingga dia harus ku anggap adikku?"

More details
WpActionLinkContent Guidelines