Best
  • WpView
    Reads 50
  • WpVote
    Votes 7
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Oct 11, 2016
Ini kisah menceritakan 5 orang sahabat yang tinggal di sebuah asrama yang berada di kamar yang namanya F4, mereka adalah sahabat yang selalu kompak dan setiakawan. Pada suatu ketika mereka bercanda ria dan bergurau satu sama lain. Pada suatu hari Fildzah si ratu teater bertemu dengan anak asrama baru yang pandai yang bernama Tania, dan Fildzah ingin menjadikannya sebagai teman sebangku. Akan tetapi Fildzah tertutup tidak terbuka pada masalah ini. Tapi akhirnya teman-teman kamar Fildzah mendesak untuk mengatakan segala permasalahan dan bercerita. Namun tanpa disangka, ternyata diantara teman sekamar fildzah yaitu Alisha juga menginginkan tania untuk duduk sebangku. Dan alisha marah mendengar fildzah ingin menjadikan Tania sebagai teman sebangku. Sedangkan Alisha adalah anak saudagar pete di desanya yang selalu membantu teman-teman sekamar Fildzah apabila kiriman uangnya sudah habis
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • FATQEEL
  • Cinta yang Tak Akan Terpisahkan
  • UTILIZATION
  • Sakura Lovers (COMPLETED) 🔚
  • ANTAGONIS YANG TAK LAGI SAMA
  • "Empat Sahabat, Satu Rumah, Sejuta Cerita"
  • Diam Diam Nikah
  • A Class? or A Home?
  • Aksara [Tulisan] COMPLETED✔️
FATQEEL

Aqeela Calista tumbuh di keluarga kaya raya yang menjunjung tinggi kesempurnaan. Sejak kecil, ia sudah terbiasa hidup dalam tekanan, harus selalu menjadi yang terbaik dalam akademik dan kehidupan sosialnya. Di mata orang lain, Aqeela adalah gadis yang sempurna-cerdas, cantik, dan berasal dari keluarga terpandang. Tapi di balik semua itu, ia menyimpan rasa lelah yang tak pernah ia tunjukkan pada siapa pun. Satu-satunya orang yang selalu ada untuknya adalah Fattah Fernandes. Fattah, cowok yang sama kaya dan berpengaruhnya, tapi lebih memilih hidup dengan caranya sendiri. Tidak banyak bicara, tidak suka menjadi pusat perhatian, namun selalu ada di saat Aqeela butuh tempat bersandar. Diam-diam, sejak SMP, Fattah telah menyimpan perasaan untuk Aqeela-perasaan yang tumbuh semakin dalam seiring waktu berjalan. Fattah bisa melakukan apa pun untuk Aqeela. Dia melindunginya dalam diam, memastikan Aqeela selalu aman, dan bahkan rela mengorbankan dirinya sendiri agar Aqeela bisa tetap tersenyum. Tapi bagi Aqeela, Fattah hanyalah sahabat-seseorang yang selalu ada, tapi tidak pernah ia lihat lebih dari itu. Saat hidup Aqeela mulai berantakan karena tekanan keluarga dan ambisinya sendiri, Fattah tetap di sisinya. Tapi sampai kapan? Sampai kapan Fattah bisa bertahan mencintai seseorang yang bahkan tidak menyadari betapa dalamnya perasaan yang ia simpan? Di antara kemewahan, ambisi, dan perasaan yang tak terucapkan, Fattah dan Aqeela harus menghadapi kenyataan: apakah cinta yang tulus akan selalu menang, atau justru tenggelam dalam ketidaktahuan?

More details
WpActionLinkContent Guidelines