Kalverino & Audrey

Kalverino & Audrey

  • WpView
    LECTURAS 168
  • WpVote
    Votos 0
  • WpPart
    Partes 3
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación mar, ago 20, 2019
Bibir tipis pria kecil itu mengembang "Aku menang Mr, kurasa uang ini miliku sekarang!" Ucapnya disertai senyum meremehkan yang membuat Verino menatapnya tajam. Pria kecil itu baru akan beranjak, tapi langkahnya terhenti saat setelah pria itu merasa ada sebuah benda yang menyentuh rambut belakangnya. Dengan ragu pria kecil itu berbalik, tapi matanya langsung berhadapan dengan moncong pistol membuat matanya seketika membulat. "Kau pikir bisa pergi semudah itu?, ayo bermain satu kali lagi, atau sebuah peluru akan bersarang di otakmu!"
Todos los derechos reservados
#1
aldut
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Meniduri Wanita Lain [END]
  • Ardi & Ara [End]
  • Cuaca
  • Sweet Combat
  • Berbisik Padamu ✓
  • Love Bombing
  • Acrylic Criminal
  • Way Back Home

Peringatan: Rate: 21+ Harap bijak dalam memilih bacaan. "Aaah ...." Sebuah desahan lolos dari bibir seorang wanita ketika seorang pria kini sedang mencumbu mesra dirinya. Wanita yang sedang duduk di atas pangkuan pria itu terus mendesah nikmat dengan mulut yang terbuka ketika pria itu tengah mencumbu bagian lehernya. "Ah ... Terus!" desahnya bahkan sebelum pria itu memasukkan miliknya. "Sepertinya kita butuh kamar, honey," bisik sang pria dengan suara serak dan beratnya, benar-benar sangat sexy sekaligus menggairahkan, membuat si wanita bergidik merasakan aura sang pria. ***** Manora James, seorang wanita yang sangat mencintai Aldrich Hamilton, yang tak lain merupakan kekasihnya sejak bangku perguruan tinggi. Keduanya memilih menikah ketika Aldrich memiliki pekerjaan tetap di perusahaan milik keluarganya. Namun, semakin hari sesak semakin menyelimuti hatinya. Bagaimana tidak, Aldrich yang dulunya sangat perhatian dan sangat mencintainya kini berubah menjadi dingin dan tak tersentuh olehnya. Jangan lupakan kebiasaan pria itu yang kini lebih senang menghabiskan waktu di luar dengan para wanita bayaran. Perlahan Manora mulai bertanya, apa dirinya harus bertahan di tengah dinginnya pernikahan mereka atau memilih pergi dan melupakan segala sakit yang membelenggunya. Manora dilema, antara bertahan dan pergi, apa yang harus ia pilih?

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido