Love in the palace

Love in the palace

  • WpView
    Reads 144,434
  • WpVote
    Votes 7,253
  • WpPart
    Parts 34
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jun 18, 2022
PERHATIAN : CERITA DIPRIVATE JIKA INGIN MEMBACA SILAHKAN MEMFOLLOW AKUN SAYA, SEKIAN DAN TERIMA KASIH ??? Di malam itu hujan turun dengan deras, membasahi wajah gadis cantik itu. Dia adalah Seo myung hwa gadis tercantik pada masa joseon , gadis itu hanya memandangi hujan dengan tatapan kosong. dia hanya menatap sekitar sambil memikirkan sesuatu. dia menghembuskan nafas berat saat mengingat pertengkaran dia dengan abeoji nya. " Abeoji saya tak mau masuk istana, saya hanya ingin disini bersama eomeoni. saya takut disana akan kesepian.Saya tidak menginginkan tahta seja bin itu abeoji, saya cukup menjadi seorang isteri yang dicintai suaminya daripada mendapatkan tahta yang nantinya akan membuat ku kesepian di istana, belum lagi politik diistana abeoji aku takut, aku tak mau menjadi orang yang haus akan kekuasaan abeoji. " ucapnya dengan marah, " Maaf kan abeoji Myung-ah, abeoji terpaksa memasuki namamu karena kita harus menaati perintah raja, dan lagi wangbi mama meyakinkan abeoji bahwa kau pasti akan terpilih oleh seja, kau cantik dan pintar tidak ada perempuan yang secantik kamu di negeri ini, jika pun kau tak terpilih abeoji akan membuat kau masuk keistana sebagai selir, aku dan ibumu tak kan pernah membiarkan putri ku satu - satu nya harus menyendiri dan tidak akan menikah dengan siapa pun. Apa kau mau abeojimu dihukum karena tidak mematuhi perintah yang mulia raja??? " Ucap ayahnya " Ne abeoji, myung-ah tak ingin abeoji dihukum baiklah jika memang itu keputusan abeoji aku akan mengikuti semuamya " ucapnya pelan dan menghapus air matanya dengan kasar dan mengubah wajahnya menjadi dingin. Melihat perubahan sikap putri nya membuat nya merasa tertohok dia merasa kan udara diruangan menjadi lebih dingin lagi saat melihat mata putrinya. Dia berharap semoga putri nya bisa mendapat kan kebahagian suatu saat nanti. Mau tau kelanjutannya baca yaa!!! Semoga bisa menyenangkan hati kalian salam hangat dari author ...
All Rights Reserved
#774
historialfiction
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • The Exiled Queen (TAMAT) √
  • The Bloodcurdling Sword (COMPLETE) √
  • A Cold Hearted Crown Princess
  • I'M YOUR KING [BOOK 1] ✔
  • I'm Empress of Kaisar Wang [END]
  • aza
  • too beautiful to notice (YananTianjiarui)(END)
  • I Want To Make You Mine

First historical-fantasy Romance by Me! *** "Kenapa kau tampak begitu tenang, heh?" desisnya tepat di wajah Sang Ratu. "Kau bahkan memberikan obat subur untuk kami. Apa kau tidak takut posisimu akan tergulir jika aku memiliki anak dari selir lain?" napas Ghaozen bahkan terasa begitu tergesa di wajah cantik dan lembut milik Yueyin. Yueyin justru tersenyum tulus, "Saya yakin, tak lama lagi tempat saya akan berganti. Lalu, apa yang harus saya takutkan?" Ya benar, apa yang harus ditakutkannya? Karena sejak kecil Yueyin di didik tidak untuk menjadi orang yang serakah. Tidak untuk menjadi orang yang naif dan munafik. Ia bahkan sebisa mungkin hidup jauh dari jangkauan istana, namun sialnya pekerjaan sang ayah membuatnya terjebak dengan Raja saat ini. Raja yang dikenal berhati iblis! Istana adalah tempat yang mengerikan! Jauhi sebisa mungkin, Yueyin. Itu adalah pesan terakhir sang ibu padanya sebelum ibunya bunuh diri akibat perceraian dan fitnah kejam dari istana oleh orang-orang yang tak bertanggung jawab. "Kau lancang, Ratu!" Ghaozen semakin mendekatkan wajahnya dengan wajah Yueyin. Menatap bibir merah muda Yueyin yang tampak menggoda begitu membangkitkan hasratnya sebagai lelaki jantan. Namun, ketika kedua bibir itu nyaris menyatu, Yueyin lebih dulu memalingkan wajahnya. Membuat Ghaozen tersenyum sinis dan berbisik pelan, "Rumor itu beredar salah. Bukan aku yang tidak pernah mengunjungimu, Yueyin. Tapi, kau yang selalu menolak kehadiranku!" gumamnya sebelum keluar dari kediaman Yueyin dengan langkah lebar.

More details
WpActionLinkContent Guidelines