Pagi untuk Reyna

Pagi untuk Reyna

  • WpView
    Reads 256
  • WpVote
    Votes 22
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadComplete Sat, Mar 18, 2017
Belasan purnama aku bersamamu, bagaimana mungkin aku melupakanmu sedangkan senyummu saja selalu terpampang saat aku buka dan menutup mata. Pernah ada yang bilang padaku kalau aku penunggu keajaiban, ya aku menunggu itu. keajaibanku adalah kamu. Denganmu semua terlihat putih dan terang, untuk saat ini ya, seluruh semesta dan isinya tak akan mau kutukar dengan pilihan berada disisimu. Entah nanti... karena hati katanya sanggup berganti kulit bersama fajar demi fajar yang berganti. Semoga saja aku bisa bertahan sampai saat itu tiba.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Dusk In Your Eyes
  • Become an Extra or Main Character [END]
  • Mistake Of Love
  • REIHANA [Completed]
  • Cintaku Megalodon (SELESAI)
  • ALVIN (On Going)
  • He Is My Ustadz (Selesai)
  • Hanya Saja
  • Diana - Cinta Tak Pernah Salah

Pernah mengenalmu dalam hidupku adalah anugerah. Menjadi dekat dengan mu adalah keajaiban. Di cintai lelaki seperti mu adalah keberuntungan. Puncak kebahagiaan ku adalah, ketika aku tahu bahwa esok hari kamu masih berpijak di bumi dan tetap menjadi milikku. 🌼 🌼 🌼 "Keinginan mu bukan? Baik, sekarang ini akan ku lepas, jangan salahkan aku, jika aku menemukan mu lagi kelak, tak akan ku lepas kau semudah itu." Sang gadis mengusap kasar pipinya yang berlinang air mata. Bukankah ini kemauan nya? Akhirnya di lepaskan dari kengkangan kehidupan ganas. Lalu, mengapa melangkah menjauh seakan salah? Gadis itu mengangguk, mencoba meyakinkan diri sendiri, "Tentu, aku rasa aku akan lebih bahagia sekarang. Selamat tinggal, terimakasih semuanya, jika saja ada yang bisa aku kembalikan, akan ku lakukan." "Bukan selamat tinggal, sampai jumpa kembali." Sebelum sang gadis kembali menyela, lelaki itu cepat-cepat buka suara, "Aku akan menemukan mu lagi." Mendengar hal itu, gadis putih itu tersenyum lembut, "Semoga." 🍂 🍂 🍂

More details
WpActionLinkContent Guidelines