Little Things [COMPLETED]

Little Things [COMPLETED]

  • WpView
    Reads 18,991
  • WpVote
    Votes 2,158
  • WpPart
    Parts 28
WpMetadataReadComplete Sat, Jul 29, 2017
Eleanor harus bekerja sama dengan Louis, pria yang selalu menganggunya untuk nilai tambahan mata pelajaran mereka. Waktu terus berlalu, semenjak kejadian itu mereka menjadi dekat. Dan mereka melakukan hal-hal kecil yang membuat mereka nyaman satu sama lain. Dan juga, mereka saling menceritakan rahasia dari masa lalu mereka. Disamping itu, ada Danielle yang berusaha memisahkan mereka berdua. Ia ingin agar Eleanor menjauhi Louis agar pria itu menjadi miliknya. Apakah Louis memilih Danielle, wanita yang telah mengejar cintanya sejak dulu? Atau Eleanor, wanita yang membuat Louis merasa nyaman dengan hal-hal kecil yang mereka lakukan? Highest rank #1 on elounor #25 on eleanorcalder #181 on louistomlinson
All Rights Reserved
#22
eleanorcalder
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • My Little Monster - Completed
  • Mr. Styles (Harry Styles x Kendall Jenner)
  • I'm Just Like You // Elounor ✔
  • The proposal
  • ALEXON [END]
  • Complicated Love [Completed]
  • LOVE for TIME
  • Karena Kamu Rumahnya
  • Loving From a Distance #LDR Story

Mata itu tiba-tiba terbuka dan menatapku. Langsung ke manik mataku. Aduh, copot deh ini jantung. Tali mana tali, buat ikat jantungku biar nggak jatuh. Hiks tolong.... "Kamu jangan pergi, temani aku disini," ucapnya pelan lalu memejamkan matanya lagi. "Hah? Mm... iya," gumamku sambil mengangguk pelan, meski ia tak melihatnya. "Kakak kenapa mabuk?" tanyaku memastikan apa ia bisa di ajak berbicara dengan normal. Lagi pula orang mabuk biasanya akan berkata jujur. Ku pikir dia ada masalah, meski jahat sih jika mendengar curhatan orang yang sedang mabuk, sedangkan aslinya ketika sadar ia akan memusuhiku lagi. Ilsya hanya tersenyum dalam tidurnya. Lantas tak lama bibirnya tiba-tiba melengkung kebawah, terlihat cemberut. Aku nyaris tersedak liur menahan tawa melihat ekspresi wajahnya yang dapat berubah-ubah dengan sendirinya. "Aku nggak suka liat kamu dengan orang lain." Jawabnya dengan raut wajah yang masih sedih. WHAATT?!! Ng-nggak suka, aku dengan yang lain? Sialan Monster ini, meski dalam keadaan mabukpun dia masih bisa membuatku grogi. "Maksud kakak apa?" tanyaku penasaran. "Aku suka kamu, bodoh!" jawabnya lantang, terdengar jelas di telingaku. Jedaaaaaaar...... Siapa yang sangka jika cinta bisa hadir dari rasa benci, dari caci, dari maki. Hinggi bersemi dalam hati tanpa bisa dipungkiri. Cinta ya cinta, tak memandang status, tak mmandang harta, derajat, ras, agama, dan jenis kelamin. Jika cinta telah menancapkan panahnya, siapapun takkan mampu menampiknya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines