Cinta Suci (by Defiyu)

Cinta Suci (by Defiyu)

  • WpView
    Reads 908
  • WpVote
    Votes 11
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Oct 15, 2016
Seorang gadis berseragam putih abu-abu duduk termenung di sebuah kursi mengahadap kearah luar kelasnya. Ia memandangi langit yang tampak mendung hari ini. Pikirannya melayang jauh entah kemana. Tiba-tiba "tok tok tok". Ia menoleh mencari sumber suara. Degh, saat itu juga ia terkejut. Pemuda yang itu, pemuda yang sangat dinanti-nantikannya berdiri tepat di luar jendela kelasnya menampilkan sederet gigi putihnya dan tersenyum manis. Senyum yang memancarkan sejuta pesona bak dewa yunani. Yang mampu melehkan semua hati perempuan yang memandangnya. "hai cantik" sapa pemuda itu. Gadis yang disapa pemuda itu tengah menatapnya penuh kebahagian. Ia hanya mampu membalas senyum itu dengan tulus. Dengan jantung yang berdebar tiga kali lipat dari biasanya dengan ragu-ragu ia menjawab "hai". Senyum indah kembali terukir diwajah pemuda itu. Bak tertimpa durian runtuh akhirnya ia dapat mendengar jawaban dari seorang gadis yang telah lama ia tunggu. .......cinta suci..........
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Benalu [Terbit]
  • Stuck In A Novel (HIATUS)
  • Cool and Care (TERBIT)
  • RAKA
  • Helena : Aku Tumbuh Dari Reruntuhan
  • GIFA
  • Suara Yang Tak Pernah Di Dengar
  • GRIZLEN {On Going}
  • Felicia> Januari With You

"Bahkan ibunya sendiri membuang anak itu." Semesta pun menghiraukannya, seperti bayangan yang tak pernah di anggap ada, seperti benalu yang tidak pernah di inginkan kehadirannya. *** Nyatanya, ada hasil yang menghianati usaha dan tidak semua usaha akan di kabulkan dengan hasil yang baik. Ya, Teresa sadar hal baik tidak akan pernah ada dalam kisah hidupnya. Benalu akan tetap menjadi benalu, sang penganggu yang tak pernah di inginkan ada. Tangisan pilu selalu keluar dari mulutnya yang menyimpan banyak kisah luka, entah waktu kecil atau bahkan sampai sekarang. "Seharusnya anak seperti kamu tidak lahir dari rahim saya!" ucap wanita itu dengan tatapan penuh kebencian. Teresa Audiyatama. Seseorang yang berusaha menghilangkan label 'benalu' dan 'anak pembawa sial' di dalam diri dengan berbagai cara. Sakitnya di permainkan, di jadikan alat balas dendam, mendapat penghianatan yang begitu menyakitkan, sampai harus kehilangan orang-orang yang di sayangi. Tapi, kenapa semesta masi tidak mau berbaik hati padanya? Rasa sakit itu semakin menyakitkan. Setiap hari lubang kelam di hati semakin dalam, menyisahkan kekelaman yang mengerikan.

More details
WpActionLinkContent Guidelines