Unconditionally

Unconditionally

  • WpView
    Reads 405
  • WpVote
    Votes 41
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadComplete Sat, Oct 15, 2016
WpInfo
Fiction
Romance
Bagaimana rasanya saat kita mencintai seseorang dengan sangat tulus, tetapi orang itu malah justru tidak menerima dan membenci kita? Apakah kita salah mencintai seseorang dengan tulus? Mungkin saat kita mengagumi seseorang kita hanya dapat melihatnya dari kejauhan dan berharap kalau dia akan melihat kita juga. Mungkin terkadang kita harus menjalani dan menikmati prosesnya, karena proses tidak akan pernah mengkhianati hasil. Sama seperti perjuangan Shania untuk mendapatkan hati seorang Daniel Deardy. Dengan berbagai hinaan dan ejekan yang dia dapatkan.
All Rights Reserved
#37
shania
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Antara Cinta dan Sayang
  • Aileen
  • Love Zano (Lanjutan dari Single Father) ✔
  • Bahagia & Luka (END)
  • Secret Admirer
  • And Somehow, I'll Hope Once More
  • Him | HaoBin ✔
  • Cat's Pajamas | Jungwon & Hanni ✓ [ON REVISION]
  • MOST WANTED & KETOS CANTIK
  • LET ME LOVE YOU | SUNGHOON [END] ✓

"Aku memang masih mencintaimu tapi, aku mulai menyayanginya." Semua orang tahu, kalau perasaan tidak bisa dipaksakan. Kebanyakan orang mengira kalau, cinta dan sayang adalah perasaan yang sama. Namun, kenyataannya cinta dan sayang adalah perasaan yang berbeda. Cinta adalah perasaan yang membuat jantung kita berdetak kencang ketika bersama dengan seseorang. Sedangkan, sayang adalah perasaan hangat yang membuat kita merasa nyaman ketika berada didekat seseorang. Kita bisa menyayangi siapapun tapi, bagaimana dengan cinta? Kita hanya bisa mencintai satu orang saja. Untuk mencintai seseorang tidak mudah, butuh perjuangan dan juga proses yang melelahkan. Sedangkan, untuk menyayangi seseorang tidak membutuhkan perjuangan ataupun proses yang melelahkan. Singkatnya, cinta itu lebih rumit dan menyakitkan daripada sayang. Orang-orang mengatakan kalau perasaan tidak bisa dipaksakan. Dan ternyata, perasaan juga sulit dihilangkan. Butuh waktu lama untuk menghilangkan perasaan itu. Lebih baik dicintai daripada mencintai. Karena, mencintai itu sakit. Sakit bukan karena harus mengikhlaskan kepergiannya, tapi sakit karena... harus melihatnya bersanding dengan orang lain yang jauh lebih baik dari kita...

More details
WpActionLinkContent Guidelines