Yes But Not

Yes But Not

  • WpView
    Reads 1,736
  • WpVote
    Votes 170
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Nov 4, 2016
Terjebak oleh pengalaman kebohongan cinta pertamanya membuat Alana berubah. Dari Alana yang cantik dan menawan, menjadi seorang cewek yang bergaya sederhana. Dari Alana yang dewasa dan ramah, menjadi seorang cewek Bawel, judes, dan keras kepala. Cinta? Tidak ada sekarang dalam catatan hidupnya. Hingga suatu ketika Alana hampir saja terkena darah tinggi karena setiap hari bertemu dengan cowok menyebalkan dan tak pernah mau kalah. Alana sangat membenci cowok itu yang bernama Jaka dengan sikap dinginnya. Tapi tak berapa lama ini Jaka berubah 180° dari perkiraannya. Dia menjadi baik dan perhatian pada Alana. Lambat laun Alana mulai jatuh hati pada Jaka. Tapi ternyata ia hanya dijadikan bahan taruhan.
All Rights Reserved
#97
alana
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Dan Kamu Tidak Akan Pernah Tahu / And You'll Never Know (SUDAH TERBIT)
  • You Are My Destiny
  • CINA-CINTAKU (SELESAI)
  • Lelah Dilatih Rasa [END]
  • DRABIA [END]
  • Untuk farel dari ALEA
  • TANTAN ; with you [ ON GOING ]
  • The Love Trap (Terbit di Penerbit Kastil Mimpi)
  • Semu [Completed]

[COMPLETED] Ini cerita tentang sebuah alasan mengapa seseorang bisa berubah, tentang rumitnya untuk bisa mengerti keadaan seseorang, tentang sulitnya membuka pintu hati seseorang, tentang susahnya memanfaatkan waktu yang kita punya... Mengetahui kisah seseorang belum berarti kita mengerti isi hatinya. Ini kisah tentang Alana, si gadis serba biru yang selalu saja terlupakan, Cerita tentang Trian yang harus memilih dua hati yang sedang Ia pegang, Tentang Diandra yang sedang menunggu waktu, dan juga tentang Adnan yang masih terbayang akan masa lalunya. Empat hati berbeda, kisah berbeda, berada dalam satu kisah yang rumit. "Bagaimanapun caramu menjelaskannya, kau tidak akan pernah bisa mengerti isi hati seseorang jika yang kau lakukan hanyalah mengintip dari jendela hatinya." -Syafa Lan-

More details
WpActionLinkContent Guidelines