Tentang Kita

Tentang Kita

  • WpView
    Reads 29,107
  • WpVote
    Votes 567
  • WpPart
    Parts 72
WpMetadataReadComplete Mon, Dec 31, 2018
Disini tempatku bercerita, akan rasa yang tak kunjung usai. Sebuah rasa yang masih saja mekar. Ini bukan juga ceritaku dan dia. Cerita ini bisa juga dari orang-orang disekitar. "Kata-kataku memang tak seindah penulis lainnya. Sudahku katakan bahwa disini temptku bercerita, dengan bahasa yang sangat sederhana.. Sesederhana rasaku yang tak ingin beranjak. Terima kasih rasa, kau ajarkan aku banyak hal. Walau goresan juga banyak ada dihati ini. Walaupun air mata tumpah ruah membasahi pipi ini. Ataupun rona merah saat mendengarkan rayuan dari mulutmu."
All Rights Reserved
#139
dilan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Senandika untuk yang Tak Bernama (GreShan)
  • Coretan Kecilku Untukmu #wattys 2019
  • You're Here, But Not For Me
  • SADRAH ✔️ (Part Lengkap)
  • ANGKASA
  • LANGIT YANG TAK PERNAH PULANG
  • Sajak Rasa Tentangnya Yang Istimewa
  • Obstacles eternal love || Fresha (End)

Di antara ruang-ruang waktu yang rapuh, ada dua bayang yang saling mengenal tanpa pernah benar-benar berjanji untuk bertemu. Seperti angin yang tak bisa dijinakkan, mereka terjebak dalam pusaran perasaan yang tak terucap-seperti dua kutub yang selalu saling mendekat, namun tak pernah benar-benar menyatu. Shani dan Gracia-dua nama yang berpadu dalam riuh dan hening yang tak berujung. Sebuah kisah yang tumbuh di antara jeda-jeda keheningan dan kesalahpahaman, di mana cinta hadir bukan sebagai sesuatu yang harus dikuasai, tetapi sebagai sesuatu yang terus menguji batas. Dari pertemuan yang tak sengaja, hingga keputusan yang menggantung di antara masa lalu dan masa depan, mereka bergerak dalam ruang yang terperangkap di antara harapan dan ketakutan. Cinta yang pernah lahir di celah-celah keterasingan kini harus dipahami kembali-apakah ia benar-benar bisa menjadi rumah, atau hanya sekadar bayang yang tak bisa digenggam? Dan seperti jejak yang ditinggalkan di pasir pantai yang terus dihempas angin, mereka mencoba mengerti: apakah ini adalah akhir... atau justru awal dari perjalanan yang lebih jauh?

More details
WpActionLinkContent Guidelines