We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Infinity

Infinity

  • WpView
    Reads 1,150
  • WpVote
    Votes 91
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Mar 21, 2018
WpInfo
Fiction
Romance
SUDAH DI UP!!! ***** Hujan menjadi saksi bisu kebahagiaan yang dirasakan oleh dua remaja itu. Hujan bahkan sengaja menciptakan suasana yang menyenangkan. Kedua remaja itu saling tersenyum di balik helm masing-masing. Gadis itu tersenyum sambil memejamkan mata, menikmati suasana dan detak jantungnya yang menggila. Tangannya melingkar sempurna di pinggang pemuda yang kini tengah mengendarai motor sport hitam. "Kamu tau apa yang buat aku bahagia?" tanya gadis itu pada pemuda di depannya dengan suara agak keras, agar suaranya dapat terdengar jelas. Pemuda itu tetap tersenyum, lalu bertanya balik. " Apa?" "Mencintaimu." jawab Si gadis sambil menempelkan pipinya pada punggung kokoh pemuda itu. "Kamu tau apa yang buat aku bahagia?" tanya pemuda itu. Gadis itu menggeleng sebagai jawaban. "Dicintai kamu." mereka tersenyum lebar. Hujan di kota Bandung memang indah. Setidaknya itu bagia kedua remaja yang sedang dimabuk cinta.
All Rights Reserved
#26
infinity
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Essentialy Love (SELESAI)
  • Baper. (Completed)
  • Semu [Completed]
  • TANTAN ; with you [ ON GOING ]
  • Two Love One The Heart [On Going]
  • (Not) A Dream School (On Going)
  • DRABIA [END]
  • DIFFERENT TWINS [ END ]

"Masih gak mau balikin?" Tanya seorang lelaki tampan dengan senyum sinis tipis nya. Disisi lain, seorang gadis terjepit diantara kedua tangan lelaki tersebut dengan pipi yang sudah merah merona dan wajah yang sudah tidak karuan, gadis itu menelan susah payah salivanya. "L-lo apa apaan sih?! Minggir, gue mau lewat!" Seru gadis tersebut sambil mendorong dada bidang lelaki tersebut. Tapi percuma, lelaki di depan nya ini tak sedikitpun berkutik. "Balikin dulu!" Gadis itu menarik nafas panjang sebelum menjawab, "Nih, ambil barang gak berguna lo" Setelahnya, gadis tersebut langsung menyerahkan sebuah handphone beserta headset kepada lelaki di depan nya. Sambil mendengus, gadis berambut kecoklatan itu mendorong kasar tubuh lelaki di depannya dan langsung berlari keluar kelas. 🍀🍀🍀 Bukan tentang seorang badboy yang bertemu seorang gadis populer yang cantik dan di kagumi oleh satu sekolah. Hanya saja, cerita ini mengajarkan untuk menghargai waktu yang ada. 🌸🌸🌸

More details
WpActionLinkContent Guidelines