Horror Story : Who's There ? pt.1

Horror Story : Who's There ? pt.1

  • WpView
    Reads 5
  • WpVote
    Stimmen 0
  • WpPart
    Teile 1
WpMetadataReadErwachseneninhaltAbgeschlossen Mo., Okt. 17, 2016
WpInfo
Belletristik
Horror
[Based on True Story] Saat aku masih sekitar menempuh pendidikan di kelas 2 SD, aku menjalani hari-hari biasa. Tiada yang istimewa. Hanya anak kecil lugu yang masuk dalam permainan dunia. Tapi sampai suatu ketika. Ingatanku tidak begitu bagus tentang hari itu. Yang aku ingat adalah aku baru pulang sekolah, dan masih mengenakan pakaian pramuka. Ibuku ada di dapur sedang memasak, sedangkan aku di tempat tidur setengah duduk dan setengah berbaring sambil bermain "handphone" dengan ac yang baru saja kunyalakan. Tak lama ada yang memasuki kamar. Memasuki kamar selain aku, memasuki kamar selain ibuku. Memalingkan mata sekejap dari layar hp, aku langsung tahu itu adalah abangku. Namanya bang Elios (bukan nama asli). Ia duduk di lantai, bersebrangan denganku. Karena tempat tidurku tinggi aku tidak dapat melihatnya, tapi aku tahu, dia dibawah disana. Aku mengajukan suatu pertanyaan. Aku lupa dengan pertanyaanku sendiri. Tapi, aku ingat. Bahwa, aku mengajukan pertanyaan. Lalu ada suara dari bawah sana. Berasal dari abangku, iya menjawabnya. "Hmmm" jawabnya. Suaranya sedikit lebih berat daripada abangku, tapi karena aku terlalu fokus dengan hp yang ku genggam, aku tidak menyadari hal itu. Tak lama setelah aku mengajukan pertanyaan, aku merasa ingin buang air kecil. Aku bangun dari tempat tidurku, lalu keluar kamar. Saat aku berjalan menuju pintu. Aku tidak melihat siapapun dikamarku. "Dikamarku hanya ada aku". Kupikir 'mungkin ia sudah keluar tapi aku tidak melihatnya'. Aku keluar, dan langsung menuju dapur. Karena aku tahu ibuku ada disana. Dapur rumah kami, berhadapan dengan garasi, jadi kalau abangku pulang dan memarkirkan motornya disana, pasti ibuku akan melihatnya. Namun, aku pikir bang Elios ada di ruangan lain, atau pergi lagi. Aku bertanya pada ibuku " Mami, bang Elios kemana ?" tanyaku. Ibuku menjawab dengan tenang "Dari tadikan belum pulang." Siapa yang menjawab pertanyaanku ?
Alle Rechte vorbehalten
Werde Teil der größten Geschichtenerzähler-CommunityErhalte personalisierte Geschichtenempfehlungen, speichere deine Favoriten in deiner Bibliothek und kommentiere und stimme ab, um deine Community zu vergrößern.
Illustration

Vielleicht gefällt dir auch

  • RUMAH BEKAS TUMBAL (TAMAT)
  • Bawa Aku Pulang (End)
  • A Little  Story About the Past [True Story](end)
  • Pulang | Blaze & Ice |  (✓)
  • Back To Home
  • PERCAYA? [END]
  • Rumah Tujuh Pintu [Boboiboy Elemental]
  • TIME will TELL {On Going}
  • Anastasia

(BASED ON TRUE EVENT) Saya akan berbagi kisah tentang sebuah rumah yang memiliki sejarah kelam. Dimana keluarga saya pernah menjadi saksi dari kengeriannya. Rumah kosong ini, 'Rumah Bekas Tumbal'. *** "Pakkkk... Pak Hamka. Tolong kesini pak." Teriak salah seorang tukang. Pak Hamka segera menghampiri ke sumber suara. Disana 3-4 tukang terlihat mengerumuni sesuatu. "Ada apa pak?" Matanya terbelalak mendapati salah seorang tukang memegang sesuatu yang diletakkan diatas kain lusuh. Tulang belulang itu berukuran kecil, bahkan sebagian terlihat tak utuh. Diduga tulang belulang tersebut milik bayi. "Kok bisa ada ini? Tadi nemunya dimana pak?" Salah seorang tukang menunjuk ke arah bawah tembok yang sudah digali. Dimana tempat itu adalah tembok yang berdempetan dengan rumah kosong. *** -DILARANG PLAGIAT -DILARANG REPOST TANPA MENCANTUMKAN CREDIT PENULIS -JIKA INGIN REPOST DI PLATFORM LAIN,/ DIBAWAKAN DALAM BENTUK PODCAST YOUTUBE IJIN AUTHOR TERLEBIH DAHULU JIKA DITEMUKAN KARYA SAYA SEPERTI PELANGGARAN DIATAS. MAKA SAYA AKAN TINDAK TEGAS. --TOLONG HARGAI KERJA KERAS KARYA PARA PENULIS! TERIMA KASIH--

Mehr Details
WpActionLinkInhaltsrichtlinien