"Lo punya kekuatan apa?"
"Hah?"
"Kenapa lo bikin gue seakan yang menahan gue di bumi ini bukan lagi gravitasi bumi, tapi, lo?"
"..."
---
"Dengerin gue!"
"Apa lagi?! Apa lagi yang mau lo jelasin?! Hah?!"
"Memang. Memang dia yang seolah menahan gue di sini, dia udah kaya gravitasi. Tapi sayang, di sini gue cuma sebagai buah apel, buah apel yang jatuh karna gravitasi itu..."
Ia menghela nafas dan melanjutkan, "Tapi, lo. Lo dengan sabarnya nunggu buah apel itu, dengan tanpa cara paksa lo nunggu buah apel itu jatuh, lo yang nangkep buah apel itu sehingga buah apel itu ngak jatuh sia-sia, dan akhirnya, lo pakai buah apel itu untuk kebaikan, lo jadiin buah apel itu jadi berguna, nggak cuma ngejatuhin dia ke tanah."
Air mata mulai berjatuhan, yang tadinya ia membentak, sekarang dia hanya ingin memeluk Kristen yang berusaha menjelaskan.
"Jadi, lupakan masalah gravitasi. Sekarang, yang gue butuhin cuma lo. Lo adalah gravitasi gue, gravitasi yang mampu menahan dan menyeimbangkan gue, bukan yang menjatuhkan gue. Stay with me, please?"
Gadis di depannya hanya diam, masih berlinang air mata, dan langsung berhambur ke pelukan Kristen.
<Peringatan>
- Sampul cerita hanya ambil di google
- Cerita ini hanya terinpirasi dari cerita saya suka
- Cerita ini mengandung bxb
- Maaf ada typo
- Maaf ada kata kasar
- Maaf ada kata menyinggung kalian
- Cerita ini tidak bermaksud menghina apapun
- Kalau kepo baca aja
- Kalau tidak suka skip aja
Semoga kalian menyukai ceritaku
_________________________________________________
Indonesia
Dia adalah anak orang kaya, papanya terkaya nomor 2 ia memiliki 4 adek tapi sayang sekali dia adalah play boy
Walaupun di juluki play boy tapi masih ada cewek ingin jadi pacarnya walau udah tau akan berakhir putus hanya karena Indonesia memiliki muka tampan dan kaya
Tapi bagaimana masa kuliahnya harus menghadapi seseorang bernama Amerika hanya gara-gara membuat adeknya sakit hati
Inilah kisah yang gue hadapi masa kuliah ini gini amat hidupku :(
"ka indo harus nembak Amerika"
"gak kok lagi pula hanya simple "
"Kok gini-"
"Kalau kalah siap-siap akan berakhir sakit hati"
"aaargh ken-"
"kenapa jadi begini hidup gue hiks"
Inilah kisah gue