Searching My Husband (18+)

Searching My Husband (18+)

  • WpView
    Reads 447,111
  • WpVote
    Votes 10,199
  • WpPart
    Parts 18
WpMetadataReadComplete Tue, Aug 2, 2022
Aku wanita yang setiap harinya penasaran dengan suamiku dan mencari dirinya! YA! Aku mencari suamiku! Bukan, bukan mencari seorang suami, tapi aku mencari suamiku. Aku sudah menikah dengannya, tetapi aku belum pernah melihat wajahnya. Tidur dengannya? Sudah, setiap malam aku tidur dengannya. Aku buta? Tidak, aku tidak buta Aku gila? Tidak, aku bukan orang gila Lantas bagaimana caranya aku bisa menikah dengan dia, jikalau aku tidak pernah melihat wajahnya? Aku dinikahkan oleh kedua orang tuaku ketika aku dalam keadaan koma. Mengapa aku tidak melihat foto pernikahan kami? Karena aku tidak pernah punya itu, Sudah berapa lama aku menikah? 8 tahun! Iya, selama 8 tahun aku tidak pernah tau wajah suamiku. Bahkan namanya pun tidak. Aku cuma mendengar suaranya dan merasakan belaiannya. Apa dia hantu? Bukan, dia manusia Lantas siapa sebenarnya dia?
All Rights Reserved
#701
happyending
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • My Boss My Husband
  • My Story - Aku Dan Suamiku (Completed)
  • Not A Perfect Husband ✔
  • ℝ𝔼𝕍𝔸𝕃ℤ𝔼ℕ 𝔸𝔼ℝ𝕃𝔸ℕ𝔾𝔾𝔸 //𝑅𝑒𝑣𝑖𝑠𝑖\\
  • Laki-laki saya hanya memiliki wajah (END)
  • MENIKAH (Selesai)
  • Nalalira
  • friendship dump
  • Goodbye My Love (end)

Judul lama My Boss My Husband "Aku bukan tipe orang yang suka berbasa-basi. Aku ingin menawarkan kontrak kerja sama sebagai pasangan suami-istri." Pupilku melebar. Apa tadi katanya? Apa aku tidak salah dengar? Aku merapatkan kedua tanganku karena mendadak aku merasa sangat dingin. Keheningan menyelimuti atmosfer antara kami. Aku menatap Alex tidak percaya dan dia menatapku dengan tatapan khasnya yang meremehkanku. "Aku tidak mengerti maksud, Pak Alex." "Aku ingin kamu menikah denganku tanpa diketahui siapa pun. Pernikahan ini wajib dirahasiakan. Aku akan memberimu kompensasi setiap bulan sebesar tujuh puluh lima ribu dolar." Kedua daun bibirku terbuka lebar. Tujuh puluh lima ribu dolar? Astaga? Aku bisa kaya mendadak dengan menjadi istrinya. "Aku yang memiliki hak untuk memulai dan mengakhiri pernikahan kita." Aku mulai cemas. Tanganku bergetar. Mendengar uang tujuh puluh lima ribu dolar saja membuat detak jantungku berdebar tak keruan. "Aku hanya ingin meminjam rahimmu untuk mengandung anakku nanti." Jantungku terasa jatuh begitu saja. "Ap-apa?" "Bayangkan keuntungan yang kamu miliki sebagai istriku nanti. Kamu hanya perlu bekerja seperti biasa sampai kamu hamil. Setelah itu kamu bisa resign dan menikmati harta yang aku berikan. Kamu akan menjadi wanita yang sangat kaya dengan tunjangan uang tujuh puluh lima ribu dolar, Emily." Mataku menyipit, menatap mata birunya yang sombong itu. Aku meraih tasku dan berdiri. Mataku mulai memerah. "Anda pikir saya wanita seperti apa sampai Anda menawarkan hal paling kurang ajar yang pernah saya dengar? Apa Anda kira kehidupan saya bisa dibeli dengan uang Anda? Saya tidak tertarik. Lebih baik Anda cari wanita lain saja yang mau mengandung anak Anda."

More details
WpActionLinkContent Guidelines