Dulu Dan Sekarang

Dulu Dan Sekarang

  • WpView
    GELESEN 10
  • WpVote
    Stimmen 0
  • WpPart
    Teile 1
WpMetadataReadLaufend
WpMetadataNoticeZuletzt aktualisiert Mo., Okt. 17, 2016
WpInfo
Belletristik
Action und Thriller
carikan satyani gue dulu memiliki banyak sahabat gue memiliki keluarga yang terpandang gue memiliki segalanya papa gue adalah pemilik sekolah yang gue sekolahi tapi sekarang gue dan keluarga gue menjadi miskin karena lapa gue bangkrut dan mama gue dipecat dari kerjaannya gue sekarang menjadi anak yang sederhana . papa gue jadi kurir dan mama gue jadi pembantu rumah tangga . gue juga hanya memiliki satu teman yang masih setia sama gue. gue menjadi anak yang selalu di hina hina di sekolah kerena kau enak yang miskin. teman gue yang dulu sekarang menjadi jahant dengan gue . dia endak mau berteman dengan gue karena gue anak yang miskin. gue sangat malu kerana selalu dihina hina oleh teman taman sekolah. tapi gue bersyukur karena masih memiliki teman yang masi setia sama gue. gue juga bersyukur karena masih memiliki keluarga yang sayang sma gue tidak papa kalau gue hanya punya teman satu yang penting gue masih memiliki keluarga yang gue sayangi
Alle Rechte vorbehalten
Werde Teil der größten Geschichtenerzähler-CommunityErhalte personalisierte Geschichtenempfehlungen, speichere deine Favoriten in deiner Bibliothek und kommentiere und stimme ab, um deine Community zu vergrößern.
Illustration

Vielleicht gefällt dir auch

  • sraddah (on going)
  • Yang Terlupakan
  • New Possessive Family
  • Suamiku Amnesia (REPOST)
  • A R S E A N A
  • Sehari Untuk Selamanya
  • Hai, Kak! (END)
  • Pretty Careless
  • Embun Pagi
  • Dark Teen World

mata lentik itu terbuka saat matahari menerpa wajah nya, dia terduduk dengan keadaan bingung dan heran, seingatnya dia tadi sudah mati karna di bunuh, kenapa dia disini?. "nyonya, segeralah bersiap tuan sedang menunggu nyonya di ruangannya" *** "seperti keinginan mu waktu itu, aku mengizinkan mu untuk pergi dari kastil dan hidup sebagai rakyat biasa, sebagai pengakuan kesalahan mu Karna telah melukai nyonya meneer waktu itu" hah?, wah wahh baru saja merasakan hidup enak malah jadi hidup susah, tapi tak apalah dari pada disini aku merasa kurang nyaman. "baik tuan aku akan bersiap untuk pergi, terimakasih telah memberikan hukuman yang tak berat, saya akan berangkat malam ini" "yah hiduplah menjadi rakyat nyonya, agar Anda tak merasa anda selalu berkuasa" "baik tuan saya izin pamit, terima kasih karna menerima maaf saya" "ya pergilah, ini koin untuk anda bertahan hidup, carilah kerja dan hidup lah dari uang hasil kerja keras mu nyonya" "tentu, saya izin pamit" aku pergi dari ruangan nya, benar aku harus segera bersiap, dan harus berkerja keras dan lebih giat lagi. "nyonya tuan muda sedang menangis sekarang, maaf nyonya saya bukan bermaksud untuk mengangu nyonya tapi lihat lah tuan muda dulu" WTF lah nie tubuh dah jadi emak emak?, yaudah lah gue Bawak ajah tu bocah "antarkan saya ketempat tuan muda" "lewat sini nyonya" yukkk mampirrr kalau kepooo kelanjutannya🤭 Arti judul bisa di lihat di capt 13 Cover by canva and pinterest

Mehr Details
WpActionLinkInhaltsrichtlinien