Dulu Dan Sekarang

Dulu Dan Sekarang

  • WpView
    Reads 10
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Oct 17, 2016
carikan satyani gue dulu memiliki banyak sahabat gue memiliki keluarga yang terpandang gue memiliki segalanya papa gue adalah pemilik sekolah yang gue sekolahi tapi sekarang gue dan keluarga gue menjadi miskin karena lapa gue bangkrut dan mama gue dipecat dari kerjaannya gue sekarang menjadi anak yang sederhana . papa gue jadi kurir dan mama gue jadi pembantu rumah tangga . gue juga hanya memiliki satu teman yang masih setia sama gue. gue menjadi anak yang selalu di hina hina di sekolah kerena kau enak yang miskin. teman gue yang dulu sekarang menjadi jahant dengan gue . dia endak mau berteman dengan gue karena gue anak yang miskin. gue sangat malu kerana selalu dihina hina oleh teman taman sekolah. tapi gue bersyukur karena masih memiliki teman yang masi setia sama gue. gue juga bersyukur karena masih memiliki keluarga yang sayang sma gue tidak papa kalau gue hanya punya teman satu yang penting gue masih memiliki keluarga yang gue sayangi
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Sehari Untuk Selamanya
  • Gendut!! Gue cinta sama lo
  • ALRIN
  • Pretty Careless
  • sraddah (on going)
  •  𝟕 𝐑𝐚𝐠𝐚 𝟏 𝐑𝐚𝐬𝐚 || 𝐄𝐍𝐇𝐘𝐏𝐄𝐍 [𝐎𝐧𝐠𝐨𝐢𝐧𝐠]
  • Become Baby Boy✓
  • Yang Terlupakan
  • T E R B U N U H   S E P I  || Z W E I T S O N •• U N 1 TY || E N D
  • Hai, Kak! (END)

"pokoknya nji mau nya mama yang suapin" _kenzie "Kamu apa-apaan sih Kenzie? Udah gede gitu emang nggak malu?" _Riana "Tapi mama kan udah janji seharian bakal turutin permintaan nji?" _kenzie "Iya tapi hari ini kamu tuh aneh. Manja banget. Mama juga butuh istirahat buat besok, nah ini kamu dari pagi banyak banget mau nya. Minta di potongin kuku lah, di temenin tidur siang lah. nah sekarang apalagi? Minta di suapin? Ayolah Kenzie.. kamu udah 15 tahun." _Riana "16 ma.. 2 bulan lalu." _Kenzie Satu fakta lagi bahwa ibunya memang melupakan hari kelahirannya. "Nji janji ini terakhir kalinya.. eh enggak deh. Besok nji minta papa mandiin nji dulu" _kenzie Riana tak pernah berfikir bahwa itu adalah obrolan terakhirnya dengan Kenzie, anak sulungnya yang selama ini mengemis kasih sayang dan terabaikan olehnya. "Tapi mama tau nggak kalau malaikat mencabut nyawa nggak harus orang yang sakit aja ma.. kadang tuhan manggil orang yang...." "Diam Kenzie. Kamu lagi makan nggak boleh sambil bicara" potong Riana, hatinya tiba-tiba perih mendengar ocehan putranya. "Kamu tau kalau Khanza lebih butuh perhatian Kenzie" _batin Riana..

More details
WpActionLinkContent Guidelines