Forgive My Heart

Forgive My Heart

  • WpView
    Reads 1,134
  • WpVote
    Votes 397
  • WpPart
    Parts 12
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Dec 13, 2016
WpInfo
Fiction
Romance
Dimulai dari Dimas yang menghampiri ke tiga remaja yang tengah mengobrol. Memberi sedikit sapaan dan senyuman. Membuat Nilam dan Aulia seakan terpesona dengan sosok Dimas. Berbeda dengan Ifya, Cewek itu merasakan sesuatu yang mengganjal. Persahabatan ketiganya terasa hambar kala Dimas menyukai Nilam begitu pun sebaliknya. Persahabatan kaku Ketika Aulia dan Dimas berpacaran. Dan Ifya yakin sebentar lagi Persahabatan yang baru dimulai akan segera berakhir. Sampai akhirnya Rafaro datang di kehidupan Nilam. Cowok 'bandel' yang rela merubah dirinya menjadi 'baik' demi seorang Nilam. Pelarian, Nilam terlalu kejam menjadikan Rafaro pelarian, tapi apa boleh buat hatinya masih berada pada Dimas. Dan Ifya, apakah dia boleh berharap jika persahabatannya bisa kembali? "Jangan terus menggenggam yang ingin di lepaskan. Jangan lepaskan yang ingin di gengam. Hidup tak selamanya tentang apa yang diinginkan." Cover by: nabiilabcd
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Secret Admirer
  • Should I Marry My Best Friend?
  • ALIF (TERBIT)
  • Love & Secrets [FreFio]
  • One Heart (Very Slow Update)
  • Naufal
  • Cinta Terakhir Anisa
  • Love Till Jannah [END]
  • Dear Husband [TAMAT]

Apa yang kamu pikirkan mengenai mencintai? Melihat ia yang dari jauh? Menatap senyumnya yang memukau? Diam-diam berharap ia berbalik menatapmu dan merasakan apa yang kamu rasakan? Merasa bahagia ketika ia hanya mengingat apa yang pernah terjadi antara kalian? Senang hanya dengan bertukar sapaan? Senang karena bisa duduk disampingnya? Jadi menurutmu apa yang kamu rasakan ketika harus mencintai seseorang tetapi tak bisa mengungkapkannya. Perasan itu terasa nyata olehmu tapi ketakutan itu juga terasa begitu mengintimidasi. Apa yang harus kamu lakukan? Tetap menatapnya sembunyi-sembunyi? Bersikap munafik dengan cukup bahagia hanya memandangnya dan bertukar sapaan saja. Atau harus bersikap egois dengan memberanikan diri menyatakan bahwa kamu ingin memilikinya? Semuanya terasa rumit ketika cinta datang. Sejenak aku selalu berpikir dua hati yang saling menyatu adalah sebuah kejaiban lalu bagaimana dengan tiga hati yang terpaut? Akankah semuanya baik-baik saja? Mungkinkah akan berakhir bahagia seperti fairy tale yang ibuku ceritakan?

More details
WpActionLinkContent Guidelines