Forgive My Heart

Forgive My Heart

  • WpView
    Reads 1,130
  • WpVote
    Votes 397
  • WpPart
    Parts 12
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Dec 13, 2016
Dimulai dari Dimas yang menghampiri ke tiga remaja yang tengah mengobrol. Memberi sedikit sapaan dan senyuman. Membuat Nilam dan Aulia seakan terpesona dengan sosok Dimas. Berbeda dengan Ifya, Cewek itu merasakan sesuatu yang mengganjal. Persahabatan ketiganya terasa hambar kala Dimas menyukai Nilam begitu pun sebaliknya. Persahabatan kaku Ketika Aulia dan Dimas berpacaran. Dan Ifya yakin sebentar lagi Persahabatan yang baru dimulai akan segera berakhir. Sampai akhirnya Rafaro datang di kehidupan Nilam. Cowok 'bandel' yang rela merubah dirinya menjadi 'baik' demi seorang Nilam. Pelarian, Nilam terlalu kejam menjadikan Rafaro pelarian, tapi apa boleh buat hatinya masih berada pada Dimas. Dan Ifya, apakah dia boleh berharap jika persahabatannya bisa kembali? "Jangan terus menggenggam yang ingin di lepaskan. Jangan lepaskan yang ingin di gengam. Hidup tak selamanya tentang apa yang diinginkan." Cover by: nabiilabcd
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Cinta Terakhir Anisa
  • Kekasih Halalmu [SUDAH TERBIT]
  • Love Till Jannah [END]
  • Dear Husband [TAMAT]
  • Naufal
  • Love & Secrets [FreFio]
  • Denial
  • Kahfi dan Yumna

"Mencintaimu adalah Alasan agar Aku bisa bersamamu. tapi ternyata Kita Tidak di takdirkan untuk bersama. Aku turut mendoakan Kebahagiaanmu dgn pilihan orangtuamu. " Desah Anisa tangisnya pecah di hadapan lelaki yg ia cintai, lelaki yg selama 3 tahun ini menemani harinya. lelaki yg menghentikan perjuangan cinta Anisa. "Maaf !" ucap Azam Sendu menahan tangisnya di hadapan perempuan yg ia sakiti hatinya. "Aku Mencintaimu, Nis ! tapi Aku juga Tak ingin menjadi anak Durhaka ." lanjut Azam terbata-bata "Tidak Apa-apa, Zam ! Aku Mengerti Kondisi Kita" jawab Anisa terisak, namun tetap mencoba tersenyum di hadapan Azam. Cinta Memang tidak Pernah Salah, namun cinta kadang bersemi pada hati yg tak bisa saling memiliki.

More details
WpActionLinkContent Guidelines