Where We Fell

Where We Fell

  • WpView
    Reads 30,675
  • WpVote
    Votes 2,486
  • WpPart
    Parts 23
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, May 12, 2017
WpInfo
Fiction
Romance
Where We Fell. Genre : Romance + Comedy Ratings : PG-13 Sinopsis : Kisah ini tertulis sejak Ashilla Q bertemu dengan Cakka Field Nuraga. Ia tidak dapat berhenti memikirkan lelaki itu, bahkan ketika Cakka tidak pernah memikirkannya sekalipun. Shilla pikir proses jatuh cinta, mencintai dan dicintai itu tidak serumit ini. Tapi ternyata, tidak peduli berapa umur mu, seberapa tidak adil itu, seberapa banyak air mata, seberapa banyak memohon, proses tetaplah proses, ia tidak akan mengalah untuk mu. "Lo tau kenapa orang-orang suka bintang?" Shilla balik bertanya begitu Cakka tampak mengacuhkannya. Tatapan Cakka kembali ke arahnya dan Shilla mengalihkan pandangannya ke langit. "Itu karena bintang nggak pernah berpindah, bahkan ketika lo gak lihat terangnya, ia masih di sana dan nggak akan pernah pergi." -SELESAI 8 MEI 2017-
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • The Mess Of Gorgeous
  • Antara Fajar Dan Senja [TERBIT]
  • 𝐋𝐈𝐁𝐑𝐀 [End]
  • Only A Dream [Completed]
  • Remember Me (Completed)
  • AFTER MBROJOL | TERBIT✓
  • CAHAYA
  • Play With Players (TERBIT)
  • DARSEN [Proses Revisi]

The Mess of Gorgeous Genre : Romance Rate : Adult Semua orang berhak memilih. Untuk tetap ditempat atau melangkah maju, Shilla bisa saja tetap memakai topeng itu, tapi ia ingin membuat perubahan. Ia yakin akan ada hari hari lebih baik untuknya. "Cuma cara ini, gue bisa menghentikan dari segala rasa sakit," "Dan jauh dari semua yang menghantui gue, dengan begini gue bisa menghentikan dunia yang berputar," Cengkraman Cakka terlepas, pemuda itu menarik Shilla hingga berdiri di hadapannya. Matanya menyapu mata bening Shilla, yang Cakka lihat hanyalah kaca yang rapuh, sewaktu-waktu kaca itu bisa saja retak dan hancur berkeping-keping. "Tapi cara lo salah Shilla, lo bisa buat gue jadi pelarian lo, i promise, i'll stay," ucap Cakka, emosinya sudah menguap karena ucapan Shilla itu. "Gue gak bisa terima siapapun dihidup gue, orang-orang berjanji sepanjang waktu, lalu mereka berbalik dan mengingkarinya, benar kan?" Cakka tidak tau seberat apa beban yang Shilla tanggung. Janji itu terdengar tulus tapi Shilla tidak percaya, Cakka menarik rambutnya. Dalam sekali tarikan Shilla sudah berada dalam dekapannya, gadis itu tidak membalas tapi juga tidak menolak, tangan Cakka membelai rambut panjang Shilla lembut. "Gue akan buktiin, dan gue gak akan berhenti sampai lo percaya," -SELESAI 1 MEI 2016-

More details
WpActionLinkContent Guidelines