Snow Heart

Snow Heart

  • WpView
    Reads 160
  • WpVote
    Votes 15
  • WpPart
    Parts 14
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Nov 7, 2016
Choi Jihan, seorang gadis berhati dingin namun terkadang hangat. Ia tidak menyukai hal-hal yang biasanya disukai oleh gadis lain. Ia tidak suka sesuatu yang menurutnya tidak bermanfaat. Ia dipertemukan oleh Park Jaewoo yang merupakan tunangan yang direncanakan orang tuanya. Keduanya saling tidak akur dan sering sekali beradu mulut. Namun ketika cinta itu datang, mereka dipisahkan oleh waktu. Penasaran? Baca aja!! ❄❄❄❄❄❄❄
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • You and I
  • Suddenly Get Married
  • Should i confess?
  • Let's Go Holiday!
  • Soulmate [Park Jimin]
  • Uncontrollably Love (End)
  • Melt The Ice (Park Jihoon - Wannaone)
  • You & I
  • °D I N G I N°|| CHOI SOOBIN
  • My Wife ✔
You and I

Park Ji-Yeon adalah siswi SMA yang sedang menikmati kehidupannya sebagai seorang pelajar tahun kedua dengan motto kebebasan adalah hal yang paling membahagiakan di dunia terlebih saat uang menjadi pelengkap. Dengan menjadi anak yang penurut, Ji-Yeon teah mendapatkan apa yang ia inginkan meski ia tak benar-benar memenuhi keinginan orangtuanya tersebut karena ia hanya ingin bersenang-senang. Ia tak peduli dengan belajar ataupun menjadi seorang murid yang hanya berkawan dengan buku. Namun, kehidupannya perlahan berubah saat seorang tutor pria yang memiliki sifat jauh berbeda denganya datang dalam hidupnya. Lee Ji-Hoon seorang mahasiswa jurusan Matematika yang sangat pintar, rajin dan ulet adalah pria yang pendiam dan sabar. Ia telah mendedikasikan hidupnya sejak muda untuk belajar, belajar dan belajar hingga ia bisa meraih mimpinya untuk berkuliah di universitas negeri di Korea yang terkenal dengan persaingan ketatnya. Karena menjadi seseorang yang kutu buku sejak kecil, Ji-Hoon sulit untuk memiliki teman atau berinteraksi hingga akhirnya ia menemukan kebahagiaan pertamanya saat ia berkuliah. Selain itu, ia juga kembali menemukan hal baru dalam hidupnya ketika bertemu dengan seorang siswi SMA yang begitu bebas, cuek dan terkesan dingin. Meski mereka berbeda, itu tak menjadi penghalang untuk keduanya mengembangkan sebuah perasaan karena seringnya bertemu.

More details
WpActionLinkContent Guidelines