Fire and Ashes

Fire and Ashes

  • WpView
    Reads 935
  • WpVote
    Votes 172
  • WpPart
    Parts 17
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Nov 28, 2016
WpInfo
Fiction
Action and Thriller
Highest Rank : #35 at Adventure "Tidak ada yang harus dihentikan terkecuali ego dan serakah, sayangnya kedua hal tersebut membara layaknya api menyisakan arang." -Akeelah Athalia Johson. tahun 2157- ketika segalanya terlihat lebih damai dan indah, manusia selalu menemukan suatu cara untuk merusak kedamaian. Akeelah, keluarganya dan teman-temannya akan berusaha tetap hidup di masa depan yang labil- penuh kesedihan, percintaan atau bahkan kebahagiaan. akankah mereka bertahan pada Perang Dunia III? entahlah.
All Rights Reserved
#58
science-fantasy
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • The Bride Who Never Was
  • the magical forest {CH}
  • Last Life In Annihilation
  • My Duchess / End
  • 𓍢ִ໋🀦⊹ ࣪destiny and the moon⊹ ࣪ ˖࣪ ִֶָ☾. [Countryhuman]
  • SENGSARA
  • MAREAPADA [Revision]
  • RESURGERE: The Andalas of Nusan [CH]
  • TMR - The Girl Who Save Everyone

[Reading List September 2023 - RomanceID as Dangerous Love Category] #1 on History - 15/07/25 #1 on Mitologi - 29/01/24 #1 on War - 28/01/24 #1 on Yunani - 19/12/23 #1 on Slowburn - 19/12/23 ⚠️ May contain explicit things (21+) that can triggering you. ⚠️ Brie cuma punya tenggat dua jam sebelum essay tambahan dari mata kuliah Seni Yunani dan Roma Modern dikumpulkan kepada sang profesor. Dalam waktu yang cukup singkat itu, ia berusaha melawan bekas hangover di perpustakaan kampus. Namun, apa jadinya jika kopi yang sudah ditambahkan dua shots justru tak mempan dan malah membuatnya terpental jauh ke masa lampau. Seorang gadis abad kedua puluh satu yang harus terbangun untuk hidup di zaman sebelum masehi. Parahnya, ia terjebak menjadi budak 'pahlawan' perang kala itu. Mampukah seorang gadis yang sudah mencicipi manisnya hak bersuara di masa modern bertahan di masa-masa pembungkaman? Dapatkah ia memastikan kepalanya tetap utuh di tempat, ketika marak pembumihangusan orang sebangsanya? Bagaimana jika dia terjebak menjadi budak 'sang pahlawan' di sini selamanya? Lalu apa yang sebenarnya terjadi dengan dirinya di perpustakaan? Apakah ia mati? Apakah kopinya beracun? Oh, tidak! Terlalu banyak pertanyaan tak terjawab. Namun, satu hal yang ia tahu jawabannya dengan pasti. Pokoknya, bagaimanapun caranya, dia harus kembali. Apa pun jalannya akan ia lalui. Apa pun. Hanya untuk kembali. Sebab menjalani kehidupan di sini adalah mimpi terburuk yang menyiksa diri.

More details
WpActionLinkContent Guidelines