Lihat Aku

Lihat Aku

  • WpView
    Membaca 3,587
  • WpVote
    Vote 207
  • WpPart
    Bab 6
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Rab, Des 7, 2016
Lihat lah aku Fy, aku masih menunggu mu. Menunggumu sadar bahwa aku lah cinta mu yang sebenarnya dan aku lah bahagiamu yang sesungguhnya. Bukan DIA ~Rio Jangan dengarkan ucapannya Fy, disini sudah jelas akulah kebahagiaan mu yang abadi. Bukan DIA ~Iel Ingat Fy cinta dan kagum itu berbeda tipis. Jadi jangan sampai kau salah mengartikan ~Via Jujur aku bingung pada siapa seharusnya hati ini berlabuh. Pada 'DIA' sahabat ku sejak kecil atau dengan 'DIA' orang baru dalam hidup ku ~Ify
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#22
mario
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • As Possible
  • Asya Story (SELESAI)
  • 01:Love You More✔
  • Waiting For Love Come's !!
  • Cinta Diam Diam
  • One Heart (Very Slow Update)
  • Story About Us (COMPLETED)
  • RIFY (Short Stories)
  • The Hearts Wants What It Wants
  • Baby's Love (End) √

Masa tahun akhir masih berkisah seputar itu saja. Ify harus segera merampungkan masa studi nya dan beranjak dari kampung halamannya. Ia malas mendengar ocehan sanak saudaranya yang terus saja bergunjing tidak jelas. Ia memang, dia suka dirumah. Jarang keluar dan itu sudah terjadi sejak ia menginjakkan kaki di tempat ini. Bersosialisasi pun bisa dibilang sering tidak sering. Ia tak ingin merepotkan diri dengan cokolan tak berfaedah. "Kalau harus memilih, gue lebih pilih gak tinggal disini. Demi Tuhan!". "Kenapa sih Fy? Rumah itu kan punya mama lo". Iya Ify membenarkan hal tersebut. "Gak suka gue! Keluarga gue itu kebanyakan gibah nya! Hal gak penting aja diomongin. Malesin banget!". Di seberang sana teman satu PL nya terkekeh. Ia pernah mendengar cerita ini sebelum nya. "Trus lo mau nya kemana?". "Jauh dari sini deh! Ikut suami aja. Tapi gak dirumah mertua juga kali!". Kali ini Via terbahak. Rumah mertua memang momok yang menakutkan. Begitulah, Ify harus memilih berjalan dengan masa lalu yang masih terngiang di kepala nya atau berjalan angkuh dengan masa depan yang belum tau akan seperti apa menurutnya.

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan